Info Kesehatan
Apa Itu Herpes? Penyakit Berbahaya yang Menyerang Kulit, Ini Cara Mudah Mengobatinya
Herpes adalah penyakit menular yang disebabkan infeksi virus. Penyakit herpes sendiri dikaitkan dengan penyakit kulit yang diderita cukup banyak orang
TRIBUNMANADO.CO.ID-Banyak Sekali penyakit yang disebabkan oleh virus, di antaranya adalah Herpes.
Penyakit tersebut banyak dipandang sebelah mata, namun nyatanya sangat berbahaya.
penyakit herpes juga perlu diwaspadai lantaran bisa menular.
Baca juga: Hati-hati, Ini Dampak Buruk Jika Malas Ganti Pembalut saat Menstruasi, Bisa Muncul Penyakit Herpes!
Herpes adalah penyakit menular yang disebabkan infeksi virus. Penyakit herpes sendiri dikaitkan dengan penyakit kulit yang diderita cukup banyak orang di dunia.
Sesuai namanya, penyakit herpes disebabkan oleh virus bernama herpes atau HSV. Di dunia, sebenanya ada beberapa varian herpes yakni HSV-1 dan HSV-2.
Penyakit herpes muncul pada berbagai bagian tubuh, namun paling umum terjadi pada area mulut yang disebabkan karena virus HSV-1, dan alat kelamin karena infeksi virus HSV-2.
Baca juga: Ingat Indah Permatasari? Nekat Nikahi Arie Kriting Tanpa Restu Ibu, Kini Masih Dicibir Netizen
Penyebab penyakit herpes
Virus herpes adalah virus menular yang dapat ditularkan dari orang ke orang melalui kontak langsung. Anak-anak akan sering tertular HSV-1 dari kontak awal dengan orang dewasa yang sebelumnya terinfeksi herpes.
Siapa pun dapat tertular HSV, tanpa memandang usia selama orang tersebut seringkali berkontak fisik dengan mereka yang tertular.
Selain itu, penyebaran penyakit herpes adalah kontak alat kelamin seperti melakukan hubungan seksual, termasuk seks oral. Dalam kasus HSV menular seksual, orang lebih berisiko ketika mereka berhubungan seks tanpa kondom.
Baca juga: Sosok Fenny Rama Yulita Ketua DPD Partai Ummat Bogor yang Mundur, Kecewa Konflik Internal
Beberapa mereka yang rentan terkena herpes adalah:
Memiliki banyak pasangan seks
Sistem kekebalan tubuh lemah seperti karena HIV
Menderita infeksi menular seks
Bayi yang dilahirkan dari wanita hamil yang membawa herpes
Hidup bersama dan berbagi alat seperti sabun, handuk, dan sebagainya.
Gejala penyakit herpes
Penting untuk dipahami bahwa seseorang mungkin terkena herpes atau tidak sehingga bisa meminimalkan risiko penularan ke orang lain. Beberapa gejala yang terkait dengan virus ini meliputi:
Luka melepuh (di mulut atau di alat kelamin)
Nyeri saat buang air kecil (herpes genital)
Gatal pada kulit
Namun, seringkali penderita herpes juga mengalami gejala yang mirip dengan flu. Gejala-gejala ini dapat mencakup:
Demam
Pembengkakan kelenjar getah bening
Sakit kepala
Kelelahan
Kurang nafsu makan
HSV juga dapat menyebar ke mata, menyebabkan kondisi yang disebut herpes keratitis. Ini dapat menyebabkan gejala seperti sakit mata dan keluarnya cairan.
Jenis virus ini umumnya didiagnosis dengan pemeriksaan fisik. Dokter mungkin memeriksa tubuh untuk melihat secara langsung luka dan menanyakan beberapa gejala.
Iklan untuk Anda: Perut gemuk anda akan rata dalam seminggu. Cuba ini!
Advertisement by
Apabila gejala fisik sulit dipastikan, maka dokter mungkin juga meminta tes HSV. Ini dikenal sebagai kultur herpes. Selama tes ini, dokter akan mengambil sampel cairan dari luka dan mengirimkannya ke laboratorium untuk pengujian.
Tes darah untuk antibodi terhadap HSV-1 dan HSV-2 juga dapat membantu mendiagnosis infeksi ini. Ini sangat membantu apabila penderita tidak ada tanda luka.
Obat herpes
Saat ini belum ada obat pasti untuk virus ini. Perawatan berfokus pada menghilangkan luka dan membatasi wabah menyebar. Namun seringkali, saat luka pada kulit sembuh, herpes akan menghilang dengan sendirinya.
Beberapa obat herpes yang sering direkomendasikan dokter adalah sebagai berikut:
Asiklovir
Famsiklovir
Valasiklovir
Obat-obatan ini dapat membantu orang dengan infeksi mengurangi risiko penularan virus ke orang lain. Obat-obatan juga membantu menurunkan intensitas dan frekuensi penyebaran penyakit herpes.
Obat tersebut dapat berbentuk oral (pil), atau dapat dioleskan sebagai krim. Untuk infeksi yang parah, obat-obatan ini juga dapat diberikan melalui suntikan.
Beberapa orang mungkin mengalami penyakit herpes biasa. Yang lain hanya akan mengalami satu wabah setelah mereka tertular virus, dan kemudian virus bisa menjadi tidak aktif.
Bahkan jika virus tidak aktif, rangsangan tertentu dapat membuat penyakit herpes kembali kambuh seperti karena:
Periode menstruasi
Demam atau sakit
Paparan sinar matahari atau sengatan matahari.
Artikel ini telah tayang di Pos-Kupang.com dengan judul Gejala Penyakit Menular karena Infeksi Virus, Kenali Gejala Herpes
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kenali-penyebab-dan-gejala-penyakit-herpes-zoster-serta-cara-mengobatinya-b.jpg)