CPNS Sulut
Peserta Seleksi CPNS Kota Bitung Tidak Boleh Pakai Ikat Pinggang
SKD ini dihelat di Convention Center Hotel Sutan Raja di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Kamis (14/10/2021).
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado – Sebanyak 869 pelamar penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan pemerintah Kota Bitung mengikuti pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD).
SKD ini dihelat di Convention Center Hotel Sutan Raja di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Kamis (14/10/2021).
Para peserta dibagi dalam tiga sesi. Sesi pertama dan ketua 300 perserta dan sesi ketiga 200-san peserta.
Menggunakan pakaian kemeja serba warna putih dan celana kain dan rok warna hitam, para peserta harus melalui sejumlah tahapan yang diatur panitia pelaksana SKD dari Badan Kepegawaian Pendidikan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional XI Manado.
“Peserta tidak boleh pakai ikan pinggang, kalung atau asesoris lain."
"Hanya diperkenankan membawa pensil 2B, kartu ujian dan kartu tanda penduduk (KTP),” jelas Steven Suluh Kepala BKPSDM Bitung melalui Nolvi Kumesan panitia pelaksana seleksi CPNS Pemkot Bitung, Kamis (14/10).
Nolvi Kumesan panitia seleksi CPNS Pemkot Bitung jelaskan, sebelum masuk ruang ujian di cek suhu tubuh, di cek kelengkapan beras seperti nomor ujian, surat antigen negative, nomor PIN.
Lalu masuk ke locker atau ruang steril, tempat persiapan akhir di mana para peserta bisa sambil melihat dan menyaksikan panduan pelaksanaan tes SKD yang dibuat BKN melalui layar LCD.
Dari 869 peserta yang ikut tes SKD, akan memperebutkan 103 formasi, terdiri dari kesehatan 63, di sembilan puskesmas yang ada dan Tenaga teknis 40 tersebar sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemkot Bitung.
“Selesai mengikusi soal ujian, mereka langsung tau capaian atau raihannya berapa."
"Dalam tes ini juga panitia menjunjung tinggi transparansinya, dengan menyiapkan room server yang bisa melihat secara langsung nilai yang di raih saat peserta mengisi soal,” jelasnya.
Sejumlah peserta yang sempat di mintai keterangannya bilang, sebelum mengikuti tes ini melakukan persiapan hingga larut malam pukul 02.00 wita.
Adapula yang bangun sejak pukul 5 subuh, untuk mempersiapkan di dari dan perjalanan dari Bitung ke lokasi tes di Kabupaten Minut.
“Hasilnya, sudah lampaui passing grade tinggil melihat perengkingan di formasi yang kami lamar. Semoga bisa lulus,” ujar seorang peserta perempuan di sesi 1.
Peserta lainnya usai di tes, saling bertanya nilai kumulatif meliputi mata ujian Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).