Selasa, 5 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Wisata Kuliner

Nikmatnya Bakso Tulang Rusuk Campur di Pondok Bambu Jawa Molinow Kotamobagu

Pecinta bakso yang berada di Bolaang Mongondow Raya (BMR), wajib untuk merasakan nikmatnya Bakso Tulang Rusuk Campur

Tayang:
Penulis: Nielton Durado | Editor: Chintya Rantung
nielton durado/tribun manado
Bakso Tulang Rusuk Campur. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pecinta bakso yang berada di Bolaang Mongondow Raya (BMR), wajib untuk merasakan nikmatnya Bakso Tulang Rusuk Campur yang ada di Pondok Bambu Jawa.

Pondok Bambu Jawa sendiri, terletak Kelurahan Molinow, Kecamatan Kotamobagu Barat, Kota Kotamobagu.

Selain memiliki kuah yang kental, daging dari rusuk sapi yang disajikan dengan bakso sangatlah lembut.

Viko Karinda, salah satu pengunjung yang sedang menikmati Bakso di Pondok Bambu Jawa Molinow, mengatakan jika hidangan yang disajikan di rumah makan ini sangatlah lezat.

Hal ini dikatakan pria satu orang anak ini, ketika ditemui Tribunmanado.co.id, Rabu (13/10/2021).

"Kuahnya sangat kental, selain itu daging yang disajikan juga tak keras," ujarnya.

Pria yang akrab disapa Papa Zain ini, mengaku baru mengetahui jika ada tempat bakso yang seenak itu di Kotamabagu.

"Rasanya enak dan pengen nambah," ucap dia.

Ia pun berencana akan membawa istrinya untuk menikmati bakso di Pondok Bambu Jawa Molinow.

"Istri saya juga pecinta bakso, jadi tempat ini sangat recommended," ungkapnya.

Sementara itu, Wahyu Putra Wicaksana Owner dari Bakso Pondok Bambu Jawa mengatakan jika dirinya baru membuka usaha tersebut sekitar tujuh bulan.

"Baru jalan tujuh bulan sih sekarang," kata dia.

Ia menambahkan, jika awalnya dia bekerja disalah satu perusahaan swasta.

Namun, ia kemudian memilih resign dan menggeluti usaha kuliner.

"Alhamdulillah, pendapatannya sama saja dengan saat masih kerja di kantoran, tapi kalau usahakan tantangannya lebih banyak," ucap dia.

Saat pertama membuka usahanya, Wahyu mengaku bisa memperoleh keuntungan bersih hingga Rp 3 jutaan setiap harinya.

"Awal buka itu, setiap hari bisa Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta. Itu sudah keuntungan bersih," ungkapnya.

Wahyu pun terus berinovasi dengan menghadirkan berbagai menu, agar para pelanggan bisa memilih lebih banyak varian.

"Supaya pelanggan tidak bosan, ada juga beberapa varian menu yang saya hadirkan," ungkapnya.

Saat ini, Pondok Bambu Jawa miliknya tak hanya ramai dikunjungi oleh masyarakat Kotamobagu saja.

Namun ada juga masyarakat dari kabupaten/kota lain, seperti Boltim, Bolmong, hingga Manado.

"Ada beberapa pelanggan juga yang datang dari Manado," ungkapnya.

Untuk harga, Wahyu mengatakan jika bakso yang ada di Pondok Bambu Jawa sangatlah bersahabat dengan kantong.

"Harganya mulai dari Rp 15.000 hingga Rp 30.000, tergantung variannya seperti apa," ucap dia.

Guna mempermudah pelanggan mencari lokasi tempat usahanya, Wahyu pun sudah mendaftarkan Pondok Bambu Jawa ke Maps.

"Jadi kalau mau kesini, tinggal cari di Maps saja," tandasnya. (Nie)

Tentang Kotamobagu

Kota Kotamobagu adalah salah satu kota di provinsi Sulawesi Utara, Indonesia.

Jarak Kotamobagu ke Kota Manado yakni 171,2 km, atau memakan waktu sekitar 5 jam 2 menit perjalanan dengan kendaraan.

Sumber pendapatan utama kota ini adalah padi dan jagung.

Kota Kotamobagu mencakup wilayah daratan dan kepulauan dengan total luas daratan 184.33 km2.

Masyarakat Kota Kotamobagu sebagian besar adalah etnis Bolaang Mongondow.

Saat ini Kotamobagu dipimpin oleh Wali Kota Tatong Bara dan Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan.

Baca juga: Ramalan Zodiak Kamis 14 Oktober 2021, Taurus Capai Keseimbangan Besar, Gemini Posesif

Baca juga: Siap Melayani Jika Dipercayakan Jemaat Menjadi Pelsus, Marsela Kowal: Panggilan Tuhan

Baca juga: Curahan Hati Pedagang di Lapangan Molinow, Ummi Salsa Ingin Jualan Lagi

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved