Breaking News:

Berita Mitra

Langgar Kode Etik, Kasat Sabhara Polres Mitra Dihukum

Tubagus saat diwawancarai usai sidang mengatakan, berdasarkan fakta persidangan terdapat hal meringankan dan memberatkan.

Penulis: Kharisma Kurama | Editor: Rizali Posumah
Istimewa.
Kepala Satuan (Kasat) Samapta Bhayangkara (Sabhara) Polres Minahasa Tenggara (Mitra), Iptu Joppi divonis bersalah dalam kasus dugaan pelanggaran etika. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Kepala Satuan (Kasat) Samapta Bhayangkara (Sabhara) Polres Minahasa Tenggara (Mitra), Iptu Joppi divonis bersalah dalam kasus dugaan pelanggaran etika.

Hal itu mencuat dalam sidang pelanggaran disiplin yang dipimpin Kompol Efendy Tubagus di Aula Mapolres Mitra, Rabu (13/10/2021).

Tubagus saat diwawancarai usai sidang mengatakan, berdasarkan fakta persidangan terdapat hal meringankan dan memberatkan.

"Sehingga, guna kepastian hukum kami melakukan sidang. Walaupun pelapor sudah tidak keberatan, tapi kami perlu melakukan punishment," katanya.

Dijelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan, terduga diberikan 3 sanksi tegas. Pertama, teguran tertulis, kemudian penundaan selama enam bulan dan mutasi bersifat demosi.

"Untuk putusan akan segera kami kirim ke Polda Sulut," tegasnya.

Sebelumnya, ada lima tuntutan yang dilayangkan kepada terduga, yakni penundaan kenaikan pangkat enam bulan dan penundaan kenaikan gaji berkala enam bulan. 

"Alasannya karena dia sangat kooperatif. Anggota Polri tersebut mengakui perbuatannya. Jadi dua hukuman ini tidak diakomodir," ungkapnya.

Lebih lanjut, Wakapolres menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui jika aksi pelanggaran kode etik tersebut terjadi akibat terduga merasa tidak terima, karena orang tuanya dicantumkan dalam persoalan tanah yang sementara berpolemik di Desa Sea.

Sementara itu, Hukum Tua Sea, Roy Sangian mengatakan, pihaknya sudah memaafkan peristiwa tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved