Tribun Manado Travel

4 Tempat Wisata Religi Recommended di Kota Manado, Ada Klenteng hingga Makam Pahlawan Nasional

Meskipun masyarakatnya mayoritas beragama Kristiani, namun ada juga beberapa lokasi yang berkaitan dengan agama lain.

Penulis: Isvara Savitri | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Isvara Savitri
4  tempat wisata religi yang Recommended di Kota Manado 

Selain makam, terdapat batu besar yang konon menjadi tempat Imam Bonjol melaksanakan salat.

Untuk masuk ke wilayah Makam Imam Bonjol, pengunjung tidak dikenakan biaya.

3. Patung Yesus Memberkati

Patung Yesus Memberkati
Patung Yesus Memberkati (tribunmanado.co.id/Isvara Savitri)

Patung yang mirip dengan Patung Cristo Redentor di Rio de Janeiro, Brazil ini teletak di Kompleks Perumahan Citraland yang berada di Winangun, Malalayang, Manado, Sulut.

Patung ini didirikan oleh pengusaha properti ternama Indonesia yang juga pemilik Ciputra Group, Ciputra.

Kabarnya, Patung Yesus Memberkati ini merupakan hadiah dari Ciputra yang masa remajanya dihabiskan di Kota Manado.

Patung Yesus Memberkati ini diyakini merupakan doa dari masyarakat agar Tuhan Yesus selalu memberkati Kota Manado yang masyarakatnya masyoritas beragama Kristiani.

Untuk menikmati pemandangan Patung Yesus memberkati, pengunjung harus masuk ke taman di wilayah perumahan Citraland.

Dari taman tersebut selain bisa menikmati, pengunjung juga bisa mengambil gambar dengan latar Patung Yesus Memberkati.

4. Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Sentrum Manado dan Tugu Perang Dunia (PD) II

Monumen Perang Dunia II dan Gereja MIM Sentrum Manado, Selasa (15/10/2019)
Monumen Perang Dunia II dan Gereja MIM Sentrum Manado, Selasa (15/10/2019) (Paschalis Serty/tribun manado)

Terletak di tengah Kota Manado, GMIM Sentrum dan Tugu Perang Dunia II tak pernah sepi dari pengunjung.

Gereja ini merupakan peninggalan tertua dari Belanda di Manado yang sudah berdiri sejak tahun 1677.

Awalnya GMIM Sentrum memiliki nama Oude Kerk yang berada di bawah binaan Indische Kerk atau gereja negara.

Dalam kehidupan beragama, para petinggi gereja merasa tidak puas sehingga membentuk Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) pada tahun 1993.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved