Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Atlet PON Sulut

Seperti ini Penerapan Protokol Kesehatan di Tengah Gelaran PON XX Papua 2021

Tidak boleh duduk di bangku atau tribun bertanda X. Harus berjarak. Begitu pula, mereka yang maskernya melorot, ditegur.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Chintya Rantung
fernando lumowa/tribun manado
Satgas Covid-19 berkeliling di venue GOR Voli Indoor PON XX Papua 2021 Koya Koso, Kota Jayapura untuk memastikan penonton duduk berjarak 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Penonton sepakbola di Stadion Barnabas Yuowe, Sentani, Kabupaten Jayapura akrab dengan aparat yang wara wiri di area tribun setiap kalau laga PON XX Papua berlangsung.

Memang kadang tak membuat nyaman tapi petugas dari kepolisian, TNI serta Satpol PP itu harus menjalankan tugasnya.

Ia memastikan semua penonton duduk pada tempat yang disediakan. Harus duduk di tempat yang disediakan.

Tidak boleh duduk di bangku atau tribun bertanda X. Harus berjarak. Begitu pula, mereka yang maskernya melorot, ditegur. Diminta tetap mengenakan masker senantiasa.

Semua tempat duduk di venue PON XX Papua diatur agar penonton berjarak minimal satu meter.

Ada dua tempat duduk yang diberi tanda silang tanda silang yang tak boleh ditempati.

Kondisi itu bukan hanya terjadi di stadion sepakbola. Semua venue menerapkan standar yang sama.

Bagi penonton, hanya mereka yang sudah vaksin Covid-19 dua kali bisa masuk ke venue. Gelang khusus diberikan kepada mereka yang sudah divaksin.

Panitia menyediakan hand sanitizer dan masker di depan pintu masuk. Petugas khusus selalu berjaga memastikan yang masuk menggunakan masker dan suhu tubuhnya normal.

Tempat cuci tangan, lengkap dengan sabun cair dan tissue pu ditempatkan di sejumlah titip dekat pintu masuk utama venue.

Lain lagi bagi atlet dan personel kontingen peserta PON XX Papua. Sebelum berangkat ke Papua, semua wajib menjalani swab PCR.

Begitu tiba di Papua, semua wajib mengisi e-HAC (electronic-Health Alert Card atau Kartu Kewaspadaan Kesehatan Elektronik.

Semua anggota kontingen mengisi e-HAC begitu tiba di tempat penyambutan di Stadion Barnabas Youwe, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.

Setiap kontingen pun wajib mengirimkan perwakilan atlet dan official untuk menjalani sampel antigen.

Ketum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulut, Steven Kandouw mendukung penerapan proses selama gelaran PON Papua.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved