Atlet PON Sulut
Cerita Vanda Lontaan, Wasit Bulutangkis Perempuan Satu-satunya Asal Sulut di PON Papua
Guru SDN 16 Kota Manado, Sulut ini satu-satunya wasit bulutangkis perempuan yang bertugas di PON XX Papua.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - PON XX Papua 2021 akan terus dikenang Vanda Lontaan.
Guru SDN 16 Kota Manado, Sulut ini satu-satunya wasit bulutangkis perempuan yang bertugas di PON XX Papua.
Kepada Tribunmanado.co.id, Kamis (07/10/2021), Vanda mengungkapkan, hal itu sangat membanggakannya.
"Secara pribadi ini akan terus saya kenang karena tidak semua bisa mendapatkan kesempatan ini. Ini berkat Tuhan," kata istri dari Alfonz Lasut ini.
Vanda satu-satunya wasit bulutangkis perempuan yang bertugas di PON XX Papua setelah ditugaskan Pengprov PBSI Sulut.
"Kebetulan memang saya di bidang perwasitan," jelasnya.
Selang empat hari pelaksanaan pertandingan bulutangkis, Vanda setiap hari memimpin sedikitnya tiga laga tiap hari.
"Sejauh ini sudah sembilan laga dan mungkin bisa sampai 15 laga tapi tergantung pengaturan," katanya.
Bukan tidak mungkin, Vanda dipercayakan memimpin salah satu partai final. "Tentu saya mengimpikannya," katanya.
Katanya, semua wasit yang tugas di PON tidak bisa memimpin partai yang melibatkan atlet dari provinsi sendiri.
"Setiap hari dibagi jadwalnya. Jika ada yang tabrakan seperti itu, harus ditukar," katanya.
Bertugas setiap hari dengan jadwal padat dari pagi sampai malam, Vanda dituntut menjaga kebugarannya.
Katanya, kunci agar tetap sehat ialah makan bergizi, tidur cukup dan minum vitamin. "Kami setiap hari juga harus antigen," jelasnya.
"Kita cuma mampu berencana dan berusaha. Tentu semua karena karunia Tuhan," jelasnya.
Vanda berharap atlet bulutangkis Sulut bisa berbicara lebih di PON kali ini. Begitu pula bagi atlet cabor lainnya.