Berita Bitung
Pemilihan Putra Putri Bitung, Wali Kota Maurits Mantiri Tegaskan Tidak Ada Titipan
Menurut Ir Maurits Mantiri Wali kota Bitung, pemilihan putra-putri Bitung ada tujuan dan pasti ada harapan yang akan dicapai.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Rizali Posumah
Maurits menegaskan dalam pemilihan kali ini tidak ada yang meminta tolong kepada Wali Kota, untuk membantu dalam kesempatan mengikuti pemilihan Putra putri Bitung.
"Bicara mengenai kesempatan, liat pengalaman dan putra putri Bitung terdahulu dimana kesempatan dalam hidup berbeda dengan kesempatan meraih pemenang dalam kontestasi pemilihan," ujar dia.
Dia mengatakan, ada tiga jalan meraih kesempatan, pertama jalan keselamatan berdasarkan iman dan kepercayaan, kemudian jalan kehidupan sesuai kompetensi dan kemampuan serta lobi, ketika kesempatan jalan-jalan.,
“Ada tiga hal utama dalam pemilihan seperti ini, mulai dari Brain, Beauty, Behavior dan Brave,” tambahnya.
Pada kesempatan itu juga, dia menyampaikan terkait keberadaan kota Bitung dalam Rencana pembangunan jangka nenengah daerahg (RPJMD) ditentukan menjadi kota Digital sehingga peserta putra putri Bitung harus memiliki media sosial.
Bahkan Maurits mengatakan peserta pemilihan putra putri Bitung, harus memfollow Tik Tok dan Instagram untuk dibantu atau diendors.
Terkait dengan kemampuan peserta pemilihan Putra Putri Bitung, Maurtis tidak under estimate.
"Setiap masa ada orangnya, dan setiap orang ada masanya," ujar Wali Kota.
Ia berpesan kepada kontestan agar mengikuti transformasi dan literasi digital.
Karena itu menjadi hal yang penting di era saat ini.
Ia mengambil contoh soal popularitas Hillary Clinton Presiden Amerika Serikat yang bisa dikalahkan oleh sekelompok orang dari luar Amerika lewat digital yang tidak bisa dideteksi.
“Kekuatan digitalisasi, sangat menentukan masa depan. Yang belum paham digital harus diikuti. Karena media saat ini sudah online apalagi media mainstream, namun harus dilihat fake news atau berita hoax, berita bohong,” pesannya.
Pihaknya berharap, kota Bitung sebagai kota Digital bisa dipakai untuk bangun ekosistem dan jembatan emas dalam meraih keberhasilan seperti yang dilakukan Ir Soekarno.
"Jika ingin merubah cara hidup, dimulai dari diri sendiri, berpikir positif, punya ide dan perbuatan agar bisa menuai kebiasaan serta karakter hidup yang baik apalagi dalam ajang pemilihan Putra Putri Bitung," ujarnya.
Sementara itu Pendeta (Pdt) Yessy Kotambunan, Ketua Ikatan Putra Putri Bitung menambahkan, pihaknya bersama panitia pelaksana berkomitmen terkait penegasan Wali Kota Bitung dalam ajang ini dilakukan jujur dan terbuka.