Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Bitung

Pemilihan Putra Putri Bitung, Wali Kota Maurits Mantiri Tegaskan Tidak Ada Titipan

Menurut Ir Maurits Mantiri Wali kota Bitung, pemilihan putra-putri Bitung ada tujuan dan pasti ada harapan yang akan dicapai.

tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere
Pembukaan Pemilihan Putra Putri Bitung tahun 2021. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado Puluhan putra dan putri berparas cantik dan tampan di Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ikuti pemilihan Putra Putri  Bitung tahun 2021.

Gelaran ini resmi dimulai setelah dibuka secara langsung oleh Wali Kota Bitung Maurits Mantiri.

Dalam pembukaan tersebut Wali Kota sejumlah pejabat seperti Sekda Kota Bitung Audy Pangemanan, Ketua Ikatan Putra Putri Bitung Pdt Yessy Dandel Kotambunan, Leonardo Axel Galatang Pembina ikatan putra dan putri Bitung.

Kemudian ada pula Pingkan Kapoh Kepala Dinas Pariwisata dan Elrina M. A. Tinangon ketua Panitia pelaksana sekaligus Kabid Pengembangan Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Bitung.

Pembukaan ini diikuti peserta putra sebanyak 18 orang dan 22 orang peserta putri dari sejumlah perangkat daerah di lingkungan pemerintah Kota Bitung, dari kecamatan, kelurahan, Kelompok sadar Wisata (Pokdarwis).

Kemudian dari Auto Bless variasi, Pelatihan Pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) dan dari Sekolah menengah atas (SMA) Kristen Tumou Tou Girian.

Menurut Ir Maurits Mantiri Wali kota Bitung, pemilihan putra-putri Bitung ada tujuan dan pasti ada harapan yang akan dicapai.

“Sejak awal kami letakkan dasar pada kejujuran, ingat ke teman-teman jangan ada titip-titip dari Walikota, Ketua Tim penggerak PKK."

"Alumni sekolah ini dan sekolah itu, Axel pe orang. Kalau ada yang seperti itu, lapor ke kami dan kami akan bubarkan kegiatan itu,” tegas Maurits Mantiri Wali Kota Bitung, Senin (4/10/2012).

Maurits Mantiri memberikan materi tentang visi misi serta kepemimpinan.

Menurut Maurits mengatakan dalam kontestasi seperti ini, perjuangan harus dari diri sendiri tanpa campur tangan orang lain.

Hal ini agar menepis anggapan kenapa yang terpilih tidak punya wawasan dan pengetahuan.

Kepada dewan juri juga Maurits berpesan, agar menyampaikan sejak awal apa yang menjadi penilaian dan tolak ukur agar jelas dan diterima oleh mereka yang kalah serta mangakuinya.

“Jangan sampai ketika kalah membuat cerita macam-macam, padahal saat di tes tidak memjawab apa-apa."

"Harus bertanggung jawab, punya kecakapan dan kemampuan menjawab pertanyaan, soal-soal dan lainnya dalam teknis pemilihan putra putri Bitung,” jelasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved