Breaking News:

Advetorial

Gubernur Sulut Olly Dondokambey Ajak 'Keroyokan' Tangani Kemiskinan

Rapat koordinasi dan evaluasi (rakorev) Pembangunan dan Penanggulangan Kemiskinan di Provinsi Sulut di  Hotel Luwansa, Senin (4/10/2021).

Editor: Rizali Posumah
IST/Pemprov Sulut
Rapat koordinasi dan evaluasi (rakorev) Pembangunan dan Penanggulangan Kemiskinan di Provinsi Sulut di  Hotel Luwansa, Senin (4/10/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pemerintah di Sulut berupaya 'keroyokan' menurunkan angka kemiskinan di Bumi Nyiur Melambai.

Presentase angka kemiskinan Sulut sesuai data terakhir BPS mencapai 7,77 persen.

Adapun satu di antaran instrumen diandalkan pemerintah menanggulangi kemiskinan penyerapan anggaran pemerintah.

Hal itu diungkap saat rapat koordinasi dan evaluasi (rakorev) Pembangunan dan Penanggulangan Kemiskinan di Provinsi Sulut di  Hotel Luwansa, Senin (4/10/2021).

Asiano Gemmy Kawatu, Asisten Administrasi Umum Pemprov Sulut mengatakan, program pengentasan kemiskinan tertuang dalam visi misi Pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw.

Sebab itu ada Program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK)

"Program ODSK harus kita jalankan. Demikian juga dengan penguatan program dan sinkronisaski, sinergitas dengan dunia usaha, lembaga dan masyarakat harus bersatu," kata Kawatu.

Ia juga mengingatkan kabupaten/kota agar pada Triwulan IV serapan anggaran dapat mencapai 90 persen.

Rapat koordinasi dan evaluasi (rakorev) Pembangunan dan Penanggulangan Kemiskinan di Provinsi Sulut di  Hotel Luwansa, Senin (4/10/2021).
Rapat koordinasi dan evaluasi (rakorev) Pembangunan dan Penanggulangan Kemiskinan di Provinsi Sulut di  Hotel Luwansa, Senin (4/10/2021). (IST/Pemprov Sulut)

Adapun belanja pemerintah dapat memacu serapan anggaran, ikut berdampak pada perputaran ekonomi

Dari proyek pemerintah bisa membuka apangan kerja di berbagai sektor

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved