Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

G30S PKI

9 Cakrabirawa yang Jadi Dalang Peristiwa G30S PKI, 8 Dihukum Mati, 1 Meninggal Secara Misterius

Dimana 6 Jenderal dan satu perwira gugur dibantai pasukan cakrabirawa hingga dimasukan di Sumur lubang buaya.

Editor: Glendi Manengal
Istimewa/ Tribunmanado
Letkol Untung yang memimpin penculikan dan pembunuhan para Jenderal. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tragedi mencekam G30S PKI yang terjadi pada 1965.

Dimana 6 Jenderal dan satu perwira gugur dibantai pasukan cakrabirawa hingga dimasukan sumur Lubang Buaya.

Akibat hal tersebut para dalang dari tragedi pembantaian jenderal ini hukum mati.

Beriktu ini daftar 9 dalang peristiwa G30S PKI, yang semuanya dieksekusi mati.

Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Minggu 3 Oktober 2021, Aries Bersenang-senang, Scorpio Siap untuk Bersinar

Baca juga: Menengok Stadion Lukas Enembe, Venue Pembukaan PON XX Papua 2021, Termegah Kedua di Indonesia

Baca juga: Masih Ingat Kasus Pembunuhan di Subang? Pelaku Belum Ditemukan, Polisi Sebut Kejahatan Luar Biasa

Pengangkat Jenazah Korban G30S/PKI di Lubang Buaya. (Tribun Jogja)

Malam itu ditaklimatkan nama 8 jenderal yang akan dijemput.

Mereka adalah Jenderal AH Nasution, Letnan Jenderal Ahmad Yani, Mayjen Soewondo Parman, Mayjen R. Soeprapto, Mayjen Mas Tirtodarmo Harjono, Brigjen Donald Izacus Pandjaitan, Brigjen Soetojo Siswomihardjo, dan Brigjen Ahmad Soekendro.

Dilansir dari Intisari dalam artikel 'Seharusnya Ada 8 Jenderal yang Akan Diculik G30S PKI, Kenapa Akhirnya Hanya 7?'.

Jenderal TNI Ahmad Sukendro sebenarnya merupakan salah satu target yang akan disingkirkan oleh PKI saat peristiwa G30S/PKI

Tapi takdir berkata lain, Ahmad Sukendro selamat karena Soekarno memerintahkannya menjadi anggota delegasi Indonesia di acara peringatan Hari Kelahiran Republik Cina pada 1 Oktober 1965

Selain Sukendro, Abdul Haris Nasution juga berhasil lolos dari kejaran tentara antek PKI.

Dilansir dari Tribunnewswiki dalam artikel '17 AGUSTUS - Serial Pahlawan Nasional: Jenderal Besar TNI Abdul Haris Nasution', pada waktu itu ada tentara yang melepaskan tembakan, namun terpeleset.

Ia berhasil memanjat dinding dan terjatuh ke halaman Kedutaan irak untuk bersembunyi.

Namun akibat kejadian ini ia mengalami patah pergelangan kaki.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved