Breaking News:

Pembunuhan di Manado

Komentar Pakar Hukum Pidana Terkait Kasus Pembunuhan di Indekos Wanea Manado

Dari pengakuan pelaku dirinya tidak sengaja karena sebelum kejadian itu terjadi keduanya berebutan gunting kemudian tertusuk ke korban.

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Rizali Posumah
Kolase Tribun Manado
Korban pembunuhan bernama Okvini Rundengan (22). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Publik Sulawesi Utara dihebohkan dengan kasus pembunuhan yang terjadi di sebuah indekos yang berada di Kelurahan Wanea, Kota Manado, Sulawesi Utara.

Pasalnya, korban dan tersangka diduga memiliki ikatan pacaran. Keduanya perempuan.

Tersangka bernama Margaretha Waney (20) sementara korban bernama Okvini Rundengan (22) warga Desa Kali Kecamatan Tombatu kabupaten Minahasa Tenggara.

Peristiwa ini terjadi pada tanggal 29 September 2021 sekitar pukul 20.30 Wita.

Okvini meninggal setelah tertusuk gunting yang mengenai dada sebelah kirinya. 

Dari pengakuan pelaku dirinya tidak sengaja karena sebelum kejadian itu terjadi keduanya berebutan gunting kemudian tertusuk ke korban.

Banyak yang tak percaya dengan pengakuan tersangka.

Sementara itu, Pakar Hukum Pidana dari Fakultas Hukum Unsrat Dr Rodrigo Elias SH MH turut memberikan komentar terkait pengakuan tersangka. 

Mantan Ketua Bagian Hukum Pidana ini ketika dihubungi melalui sambungan telpon oleh tribunmanado.co.id mengatakan, pengakuan tersangka tidak bisa langsung dibenarkan begitu saja. 

Karena dalam hukum ada prosesnya. Penyidik dari kepolisian tidak bodoh.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved