Breaking News:

Berita Nasional

Ma'ruf Amin Keceplosan Sebut Nama Laksamana Yudo Margono KSAL Sebagai Panglima TNI, 'Itu Doa'

Wakil Presiden Ma'ruf Amin keseleo lidah menyebut Yudo sebagai Panglima saat acara di di Pondok Pesantren An Nawawi Tanara, Serang, Banten

Editor: Alpen Martinus
Surabaya.Tribunnews.com
KSAL Laksamana TNI Yudo Margono disebut Wapres Maruf Amin dengan sapaan Panglima. 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Nama calon pengganti Panglima TNI kini tengah santer dibicarakan, namun dua nama yang kerap disebut.

Mereka adalah Laksamana Yudo Margono yang kini menjabat sebagai KSAL dan Jendral Andika Perkasa KSAD.

nama mereka berdua kini sangat sensitif untuk disebut, lantaran salah sebut saja akan menimbulkan spekulasi.

Baca juga: Pertanda Laksamana Yudo Margono Jadi Panglima TNI Terlihat? Sinyal Wapres Salah Sebut Jabatan Yudo

Wapres Keseleo Lidah Sebut Laksamana Yudo <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/panglima-tni' title='Panglima TNI'>Panglima TNI</a>, Indikasi Kuat Istana Telah Tentukan Nama?
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono (kiri) bertemu dengan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa. (tnial.mil.id)

Tapi, belum lama ini Maruf Amin keceplosan menyebut nama.

Di tengah isu siapa yang bakal menjadi Panglima TNI pengganti Marsekal Hadi yang segera pensiun, nama Laksamana Yudo Margono tiba-tiba jadi perhatian.

Perwira yang kini menjabat Kepala Staf TNI AL tersebut mendapat perhatian publik setelah Wakil Presiden Ma'ruf Amin keseleo lidah menyebut Yudo sebagai Panglima.

"Hari ini saya hadir di Pondok Pesantren An Nawawi Tanara, Serang, Banten untuk mengikuti vaksinasi yang diselenggarakan oleh TNI Angkatan Laut bersama dengan pemerintah daerah. Dan ada Bapak Panglima hadir di sini. Eh, Bapak KSAL," ujar Ma'ruf dalam sebuah video yang beredar.

Baca juga: Laksamana Yudo Disebut Panglima TNI, Wapres: Ada Bapak Panglima Hadir Di Sini, Eh Bapak KSAL

Masduki Baidlowi, Juru bicara Wapres, yang hadir dalam acara itu menimpali pernyataan Ma'ruf Amin. "Doa itu, Pak," ujarnya.

Belakangan, Masduki mengklarifikasi bahwa pernyataan Ma'ruf hanya salah ucap biasa dan meminta tak dianggap serius.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved