BRI
Dukung Pedagang Pasar Girian Bitung, BRI Beri Fasilitas KUR dan QRIS BRI
BRI memberi dukungan digitalisasi dan bantuan modal usaha kepada para pedagang di Pasar Girian, Kota Bitung.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Kantor Wilayah Manado terus memberikan dukungan pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Teranyar, BRI memberi dukungan digitalisasi dan bantuan modal usaha kepada para pedagang di Pasar Girian, Kota Bitung.
Dukungan diberikan dalam bentuk pemberian fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan digitalisasi pembayaran non tunai melalui Quick Respon Indonesian Standar (QRIS).
Regional SME Head, Redi Hartono mengatakan, pasar merupakan salah satu penggerak ekonomi masyarakat.
"Karena itu kami terus mendukung aktivitas ekonomi pasar di tengah pandemi agar aktivitas tetap berjalan sesuai protokol Kesehatan, sehingga ekonomi tetap tumbuh," kata Redi kepada tribunmanado.co.id, Kamis (16/09/2021).

Katanya, BRI memberi fasilitas QRIS BRI kepada para pedagang. Tujuannya agar para pedagang menjalankan usaha dengan aman.
"Dengan QRIS, transaksi pembayaran lebih aman. Tidak perlu uang tunai," jelasnya lagi.
Bank BRI melalui BRI Kantor Cabang Bitung dan BRI Unit Girian membantu pedagang pasar berupa bantuan modal KUR Mikro dengan plafond di atas Rp 10 juta hingga Rp 50 juta.
Selain itu, BRI memberikan KUR Super Mikro dengan plafon hingga Rp 10 juta.
KUR sangat membantu pelaku usaha mikro karena suku bunganya cuma 6 persen per tahun.
"Proses pengajuan KUR juga sangat mudah, membutuhkan waktu singkat," katanya lagi.
Denny Setiawan, Pemimpin Cabang BRI Kantor Cabang Bitung menyampaikan saat ini terdapat sekitar 814 pedagang di Pasar Girian.
"Sedikitnya 209 pedagang sudah kami fasilitasi KUR dengan total penyaluran sebesar 6 miliar," jelasnya.
Selain itu sebagian pedagang telah mengimplementasikan pembayaran digital melalui penggunaan QRIS.
"Hal ini kami lakukan dalam rangka mendorong transaksi non-tunai."