Berita Sulut
Ekspor Komoditas Pertanian Sulut Naik Rp 3,9 Triliun, Sulut Terima Penghargaan Abdi Bakti Tani 2021
Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey menerima penghargaan Abdi Bakti Tani Tahun 2021.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID,Manado - Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey menerima penghargaan Abdi Bakti Tani Tahun 2021.
Penghargaan diserahkan Wakil Presiden RI, KH Maruf Amin dalam Penganugrahan Penghargaan Bidang Pertanian Tahun 2021 di Istana Wapres Jakarta, Senin (13/9) kemarin.
Sulut layak mendapat penghargaan karena data pada Kementerian Pertanian memberi bukti.
Nilai ekspor komoditas pertanian Sulut naik meski pandemi Covid-19.
Dari pada sistem IQFAST Karantina Pertanian Manado, produk pertanian unggulan ekspor asal Sulut berupa kelapa dan produk turunannya seperti kopra, bungkil kelapa, minyak kelapa, kelapa parut, santan kelapa, air kelapa, serabut kelapa dan cocopeat,
Selain itu, pala dan turunannya berupa pala biji, bunga pala (fully), kulit/cangkang pala, daging pala, dan pala bubuk.
Adapun negara tujuan negara ekspornya adalah India, Tiongkok Amerika Serikat, Jerman, Belanda, Australia, Selandia Baru, Polandia, Turki, Russia, Hong Kong, Itali, Jepang, Irak, Prancis, Inggris, Korea Selatan, Vietnam dan Thailand.
Kepala Karantina Pertanian Manado, Donni Muksyadayan Saragih mengatakan, data fasilitasi ekspor komoditas pertanian Sulut meningkat Rp 3,9 triliun pada semester I tahun 2021 dibandingkan periode sama tahun lalu (YoY).
Donni juga mengatakan, dalam satu tahun terakhir ini sudah bertambah sekira 55 produk ekspor baru dan bertambah 16 eksportir baru dari Sulut.
Bahkan, beberapa komoditas baru dari Sulut dalam satu terakhir ini adalah tanaman hias yang sudah diekspor ke 16 negara, air kelapa ke 2 negara.
"Bahkan ada ekspor baru dari Indonesia asal Sulut yaitu Stevia rebaudiana yang di kirim ke Korea selatan yang ke depan dapat menjadi salah satu komoditas ekspor unggulan baru,” katanya kepada Tribunmanado.co.id, Rabu (15/09/2021).
Menurut dia, sinergi yang terbangun baik dan kemudahan fasilitas serta dukungan besar dari Gubernur beserta jajaran dinas diharapkan dapat terus meningkatkan ekonomi Sulut dari sektor pertanian.
Sebelumnya, Wapres Maruf Amin dalam penyerahan penghargaan mengapresiasi dan mengingatkan tiga hal penting yang menjadi tujuan utama pembangunan pertanian Indonesia.
Ketiganya adalah melakukan pemenuhan pangan rakyat secara total, meningkatkan kesejahteraan petani dan melakukan peningkatan ekspor secara berkelanjutan.
"Tumbuhnya pertanian di masa krisis seperti ini tentunya tidak lepas dari kerja keras dan sinergi integratif dan kolaboratif antar insan pertanian serta komitmen yang kuat dari pemerintah daerah dan pusat," katanya.