Berita Kotamobagu
Walikota Tatong Bara Minta Bantuan Provinsi Naikkan Status UPTD-PPA Kotamobagu ke Tipe A
Kampanye stop kekerasan anak dan perempuan terus digelorakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Sulawesi Utara (Sulut)
Penulis: Nielton Durado | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Kampanye stop kekerasan anak dan perempuan terus digelorakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Sulawesi Utara (Sulut) hingga ke pemerintah kabupaten/kota di Sulut.
Kali ini, dengan Pemerintah Kota Kotamobagu.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah Sulut Kartika Devi Kandouw-Tanos turun langsung bertemu dengan Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara, Senin (13/9/2021).
Pertemuan tersebut dalam rangka kunjungan kerja dan di Rumah Dinas Wali Kota Kotamobagu.
Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara memberikan apresiasi yang tinggi atas kedatangan Kadis P3AD Sulut.
“Saya pertama ucapkan selamat karena ibu (kadis) hadir. Beliau lalu Karo. Sekarang datang dalam tugas baru," kata Tatong, sesuai rilis yang diterima Tribunmanado.co.id, Selasa (14/9/2021).
"Tentu kami apresiasi baru dua bulan sudah datang jauh-jauh beri informasi cukup strategis untuk kami tentang perempuan dan anak,” tambah dia.
Pertemuan yang berjalan singkat, namun menurut walikota sangat berarti.
"Substansional sekali bagaimana sinergitas kabupaten, kota, provinsi dan pusat," aku Tatong.
"Kami harapkan ada perhatian dari provinsi untuk lembaga UPTD-PPA agar menuju ke tipe A,” harapnya.
Usai pertemuan dengan Walikota Tatong, Kadis Kartika pun beranjak ke Unit Pelayanan Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD-PPA) Kota Kotamobagu.
Di kesempatan itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3AD) Sulut dr Kartika Devi Kandouw-Tanos memberikan apresiasi kepada UPTD-PPA Kotamobagu.
Karena di Sulut baru ada lima UPTD-PPA, termasuk yang ada di Kotamobagu.
“Saya apresiasi Pemkot Kotamobagu khususnya dinas yang sudah mempunyai etikad, niat sampai terbentuk UPTD-PPA,” ujarnya.
“Pasti kita bantu kenaikan tipe B menjadi tipe A,” sambung Kartika.