Penanganan Covid
Siswa di Sumatera Barat Positif Covid 19, Ada 54 Orang, Rencananya Akan Diisolasi di Asrama Sekolah
Saat sedang melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), 54 siswa diperiksa dan hasilnya adalah positif virus corona atau covid 19.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Saat sedang melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), 54 siswa diperiksa dan hasilnya adalah positif virus corona atau covid 19. Terjadi di Sumatera Barat.
Rencananya dari pemerintah akan melakukan isolasi kepada 54 siswa tersebut.
Ini terjadi di SMAN 1 Padang Panjang.
Baca juga: Sambut Pagi Hari dengan Berdoa, Berikut Bacaan Doa Lengkapnya
Baca juga: Hujan Lebat dan Angin Kencang Akan Terjadi Selasa 14 September 2021, Info BMKG 31 Daerah Berpotensi
Baca juga: Gempa Pagi Ini Pukul 07.32 Wita Senin 13 September 2021, Info BMKG Terjadi di Kedalaman 10 Km
Covid 19. (Kolase Tribun Manado)
Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) disana baru berjalan beberapa hari.
Dan akhirnya terpaksa harus dihentikan.
Berikut pernyataan Jubir Satgas Covid-19 Padang Panjang Ampera Salim.
"Kegiatan belajar mengajar saran Dinas Kesehatan untuk yang tatap muka dihentikan, siswa kembali belajar daring," tutur Ampera Salim, Senin (13/9/2021).
Kronologi
Ampera Salim menjelaskan mulanya ada satu siswa SMAN 1 Padang Panjang terdeteksi terpapar corona.
Siswa itu dinyatakan positif berdasarkan tes swab.
Baca juga: Doa Ketika Hujan Lebat Agar Diberi Perlindungan, Bacaan Arab, Latin dan Terjemahan
Baca juga: Niat Sholat Dhuha, Lengkap Bacaan Doa Sesudahnya
Baca juga: Doa Sesudah Sholat Dhuha, Bacaan Lengkap Terjemahan Indonesia, Amalan Senilai 360 Sedekah
Setelah dilakukan pemeriksaan swab PCR kepada yang kontak erat, sebanyak 54 siswa dinyatakan positif Covid-19.
"Maka disarankan oleh Dinas Kesehatan Padang Panjang, siswa yang negatif dijemput orang tua untuk pulang ke rumah masing-masing, sedangkan yang positif diisolasi terpusat di asrama sekolah," jelas Kadis Kominfo ini.
Usai ditemukan kasus positif di sekolah yang menggelar PTM, tim Satgas Covid-19 melakukan tracing untuk meminimalisasi penularan Covid-19.