Kamis, 23 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Nasional

Mahfud MD Terancam Lengser, Sufmi Dasco Kans Isi Jabatan Menkopolhukam, Ini Pemicunya

Mafhud MD disebut-sebut akan diresfhule dan digantikan oleh Politisi senior Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.

Editor: Rhendi Umar
Bangka Pos
Sufmi Dasco dan Mahfud MD 

“Tidak terlintas di sini pikiran saya untuk menjadi Menkopolhukam,” tuturnya.

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Banten terbakar pada Rabu (8/9/2021) dini hari. Begini kondisi lapas setelah alami kebakaran hebat selama 2 jam lebih.
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Banten terbakar pada Rabu (8/9/2021) dini hari. Begini kondisi lapas setelah alami kebakaran hebat selama 2 jam lebih. (ilham rian pratama/tribunnews)

Menanggapi desakan mundurnya sejumlah pejabat karena kebakaran lapas, Dasco menyatakan hal yang paling penting adalah menyelesaikan masalah-masalah di Lapas.

Karena itu, menurut Dasco, siapapun menterinya, lapas akan terus bermasalah jika tidak ada perbaikan menyeluruh.

“Ini klise yang akan terjadi siapa pun menterinya apabila tidak segera memperbaiki hal hal yang pasti akan terus terjadi apabila tidak direstorasi,” tuturnya.

Dia mencontohkan masalah kelebihan penghuni (over capacity), juga berkaitan dengan undang-undang narkotika. Banyak penghuni lapas adalah pengguna narkotika

“Saya pikir semua menjadi satu kesatuan yang harus dibenahi jika tidak maka hal seperti ini bisa saja terjadi lagi,” ujarnya.

JoMan isukan reshuffle kabinet Oktober

Sebelumnya, Ketua Relawan JoMan Imanuel membocorkan rencana reshuffle kabinet yang akan dilakukan Presiden Jokowi.

Menurut informasi yang didapatkan Imanuel, Presiden Jokowi akan melakukan reshuffle Kabinet Indonesia Maju pada Oktober mendatang.

Apakah dalam reshuffle nanti Jokowi akan menampung Partai Amanat Nasional (PAN) yang baru bergabung ke pemerintah? 

Imanuel belum mengetahu secara detail, siapa yang akan direshuffle dan siapa yang akan masuk ke dalam kabinet Jokowi nantinya. PAN pun memiliki peluang setelah bergabung pemerintah.

Hanya saja, PAN yang disebut oleh pengamat politik Yunarto Wijaya disebut sebagai partai tak berkeringat. Ya, pada Pilpres 2019 lalu, PAN tidak mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Isu perombakan berembus setelah PAN resmi masuk ke dalam koalisi pemerintah. Jokowi disebut sedang menimbang-nimbang tokoh yang akan dipilih menjadi pembantunya nanti.

"(Reshuffle kabinet) Info yang kita dapat dalam waktu dekat sih, tapi paling lambat ya Oktober ini," kata Imanuel Ebenezer kepada Kompas TV, Selasa (7/9/2021).

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved