Cuaca Ekstrem
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem untuk 2 Hari, Info BMKG Ini Daftar Daerah yang Berpotensi Hujan Lebat
BMKG sudah memberikan info potensi cuaca ekstrem untuk dua hari. Peringatan dini cuaca ekstrem Senin 6 September 2021 dan Selasa 7 September 2021.
TRIBUNMANADO.CO.ID - BMKG sudah memberikan info potensi cuaca ekstrem untuk dua hari.
Peringatan dini cuaca ekstrem Senin 6 September 2021 dan Selasa 7 September 2021.
Berikut daftar daerah atau wilayah di Indonesia yang berpotensi cuaca buruk selama dua hari, sesuai data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Baca juga: Hujan Lebat dan Angin Kencang Akan Terjadi Senin 6 September 2021, Info BMKG 25 Daerah Berpotensi
Baca juga: Hari Ini PPKM Berakhir, Inilah Data Terkini Kasus Covid-19 di Indonesia
Baca juga: Tips Pagi Ini, Sebaiknya Tidak Melakukan Kebiasaan Berikut Ini di Pagi Hari

Info BMKG potensi cuaca ekstrem dua hari (Tribunnews)
Dengan rincian, sebanyak 20 daerah yang berpotensi alami hujan lebat dapat disertai petir dan angin kencang.
Wilayah tersebut, meliputi Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, dan Kepulauan Bangka Belitung.
Sementara itu, BMKG juga memperkirakan lima wilayah lainnya berpotensi hujan dapat disertai petir hingga angin kencang.
Dikutip dari Bmkg.go.id, bibit siklon tropis 94W terpantau di Samudra Pasifik utara Papua yang membentuk darerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang dari Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Utara.
Kemudian, serta membentuk daerah pertemuan angin (konfluensi) yang memanjang di Laut Sulawesi, perairan utara Maluku Utara hingga Samudera Pasifik utara Papua.
Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah pusat Bibit Siklon Tropis dan di sepanjang daerah konvergensi serta konfluensi tersebut.
Sirkulasi Siklonik terpantau di Samudra Hindia barat Sumatera Utara yang membentuk daerah konvergensi yang memanjang dari Aceh hingga perairan barat Sumatera Utara.
Daerah konvergensi lain terpantau di Bengkulu hingga perairan barat Sumatera Barat, dari Jawa timur bagian timur hingga Jawa Timur bagian barat.
Kemudian, dari Sulawesi Tenggara bagian selatan hingga Sulawesi Barat, dari Maluku bagian Selatan hingga Maluku bagian barat dan dari Papua bagian utara hingga Papua Barat.
Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/prakiraan-cuacaa.jpg)