Breaking News:

Penanganan Covid

Pemerintah Genjot Vaksinasi Covid-19, Jonesius Manoppo: Harus Didukung Semua Lintas Sektor

Epidemiolog Sulut Jonesius Manoppo mengatakan terkait kunjungan dari Pimpinan tertinggi TNI dan BNPB sekaligus menunjau pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

Penulis: Majer Lumantow | Editor: Chintya Rantung
tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa
Pemerintah menargetkan mencapai herd immunity atau kekebalan komunitas terhadap COVID-19 melalui vaksinasi sebelum akhir tahun ini. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Epidemiolog Sulut Jonesius Manoppo mengatakan terkait kunjungan dari Pimpinan tertinggi TNI dan BNPB sekaligus menunjau pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, menunjukkan keseriusan pemerintah pusat untuk mempercepat terjadinya herd immunity serta memberikan kesan bahwa pemerintah melalui TNI, BNPB dan Pemda Hadir dan menjadi pelindung masyarakat dalam masa pandemi ini.

"Sebagai salah satu daerah strategis yang dikembangkan menjadi pusat ekonomi baru di Indonesia, sudah seharusnya pemda memiliki motivasi besar dan menunjukkan tekadnya untuk memulihkan keadaan," jelas Manoppo kepada Tribun Manado.

Hal ini dibuktikan salah satunya dengan melakukan loby untuk mendapatkan stok vaksin sesuai kebutuhan sehingga herd immunity di Sulawesi Utara bisa dicapai secepat mungkin.

"Tentu saja kecepatan pencapaian target vaksinasi ini tidak hanya bergantung dari faktor ketersediaan vaksin, tapi juga faktor lain seperti sumberdaya kesehatan yang menyelenggarakan vaksinasi baik dari segi kuantitas personil tenaga kesehatan, kerjasama lintas sektor, maupun penerimaan masyarakat terhadap vaksin," terang Manoppo.

Lebih lanjut, Dosen Epidemiologi Ilmu Kesehatan Masyarakat dari Unima ini pun, menjelaskan, bahwa sebagian besar dari target sasaran memang sudah divaksinasi dalam 7 bulan terakhir, tapi masih banyak masyarakat yang belum bersedia untuk divaksinasi.

"Meskipun program vaksinasi sudah dilakukan dengan pendekatan represif yaitu mensyaratkan sertifikat telah divaksin saat mengurus administrasi kependudukan, masih ada sejumlah masyarakat yang tidak mengikuti vaksinasi tersebut," ujar Manoppo.

Kata dia, justru yang bersedia di vaksin pada waktu yang lalu merupakan mereka yang sukarela, sedangkan yang tersisa perlu untuk dicerahkan lagi, diberi oengertian agar bersedia di vaksin.

"Meski begitu, mencapai herd immunity memang hal yang kita harapkan sejak pandemi ini berlangsung, namun untuk benar-benar mencapai kebebasan dari penularan kita harus tetap menerapkan protokol kesehatan setidaknya sampai setahun kedepan" kunci Manoppo. (Mjr)

SOSOK Leani Ratri Oktila, Peraih 3 Medali Bagi Indonesia, Ratu Parabadminton Paralimpiade Tokyo 2020

Update Harga Sembako Minggu 5 September 2021 di Manado, Ada yang Naik dan Turun

Pimpinan GAMKI Sulut Yowanda Yonggara Ajak Pengurus Perhatikan Protokol Kesehatan

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved