Breaking News:

Kabar Tokoh

Masih Ingat Sofyan Tsauri? Eks Polisi yang Jadi Teroris Lalu Tobat, Tak Mati Ditembak Densus 88

Saat bertugas di Aceh, Sofyan Tsauri terpapar pemikiran pimpinan Jemaah Ansharut Daullah, Aman Abdurahman

Editor: Finneke Wolajan
Kolase Tribun Timur/ Sakinah Sudin
Foto lawas Sofyan Tsauri (kiri) dan foto sesudah tobat (kanan). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Masih ingat Sofyan Tsauri mantan Polisi yang jadi teroris? Dulu ia lolos dari tembak mati Densus 88. Ini kisah Sofyan Tsauri yang kini sudah tobat

Sofyan masih menjadi polisi saat terpapar radikalisme. Sofyan Tsauri bahkan kala itu rela berhenti dari profesinya demi fokus menjadi teroris.

"Ketika saya mendapat doktrin itu, saya tidak mau ambil gaji selama 1 tahun," sambung Sofyan, dilansir Tribun Wow.

"Itu 2008, sampai 2009 saya di PTDH (Pemberhentian dengan Tidak Hormat)."

Menurut Sofyan, kemampuan cuci otak kelompok terorisme sangat kuat.

Ancaman Radikalisme Adalah Ancaman Besar kata Muhammad <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/sofyan-tsauri' title='Sofyan Tsauri'>Sofyan Tsauri</a>
Sofyan Tsauri (Humas BNPT)

Saking kuatnya pengaruh terorisme dulu, Sofyan sampai sempat masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) polisi.

"Dahsyat dan masifnya doktrinisasi dan brain washing pada saat itu menyebabkan saya tidak nyaman lagi di kepolisian."

"Akhirnya saya disersi dan sempat jadi DPO di Polres Depok pada saat itu," tandasnya.

Sofyan Tsauri ditangkap Densus 88, di Pangkalan 9 Jalan Raya Narogong, Cileungsi Bogor, 6 Maret 2010 silam.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved