Senin, 20 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Seleb

Sosok Jennyfer, Psikolog Klinis yang Jadi Selebgram, Setiap Kontennya Angkat Isu Kesehatan Mental

Diketahui psikolog klini Jennyfer kini jadi selebgram yang sering membahase soal kesehatan.

Editor: Glendi Manengal
Instagram
Sosok Psikolog Jennyfer yang jadi Selebgram. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sosok selebgram yang berprofesi sebagai psikolog klinis.

Diketahui psikolog klini Jennyfer kini jadi selebgram yang sering membahase soal kesehatan.

Berikut ini sosok Psikolog klinis Jennyfer yang jadi Selebgram.

Baca juga: Seorang Suami Tega Aniaya Istrinya Hanya karena Dibangunkan saat Tidur, Wajah Korban Ditendang

Baca juga: Kecelakaan Maut, 2 Orang Tewas usai Motor Korban Ditabrak Mobil, Pelaku Kabur Namun Ditangkap Warga

Baca juga: Sekolah di Manado Belum Melakukan Pembelajaran Tatap Muka, Triana Almas: Belum Ada Instruksi

Psikolog Jennyfer yang juga Selebgram. (istimewa via Tribunnews.com)

Jennyfer, seorang psikolog klinis di Jakarta, giat mengampanyekan pentingnya kesehatan mental.

Baginya, membantu orang lain sampai tahapan orang tersebut merasakan perubahan positif dalam hidupnya, merupakan kebahagiaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.

Ia sangat menyukai proses ketika membantu seseorang berjalan keluar dari masalah.

Sehari-hari, ia membuka layanan konseling di klinik pribadinya baik secara tatap mukamaupun online. 

Perjalanan Jennyfer menekuni dunia psikologi tidak mudah.

Apalagi pilihannya untuk mengambil kuliah di jurusan psikologi sempat ditentang oleh orangtua.

Makanya ia harus cari penghasilan sendiri.

"Untuk mencapai gelar profesi, saya harus pandai membagi waktu untuk belajar dan mencari penghasilan," kata  Jennyfer dalam keterangannya, Selasa (31/8/2021).

Namun demikian, tantangan demi tantangan itu berhasil ia lewati.

Jennyfer mampu menuntaskan kuliahnya di jurusan psikologi di Universitas Bina Nusantara selama 3,5 tahun lalu  melanjutkan S-2 di Universitas Tarumanagara dan mendapat gelar psikolog. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved