Breaking News:

Virus Corona

Kapolri Ungkap 3 Strategi Pengendalian Covid-19, Perekonomian di Bali Tumbuh 2,83 Persen

Pemerintah terus berupaya mengendalikan Covid-19 di masyarakat dan berusaha kembali menumbuhkan perekonomian.

Editor: Aswin_Lumintang
(Istimewa via WartaKotaLive.com)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Pemerintah terus berupaya mengendalikan Covid-19 di masyarakat dan berusaha kembali menumbuhkan perekonomian.

Penegasan ini diutarakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang meminta Forkopimda Bali memperkuat penerapan strategi pengendalian Covid-19 untuk menjamin kesehatan masyarakat.

Dengan begitu, aktivitas perekonomian warga di Pulau Dewata akan terus tumbuh setelah terpukul akibat pandemi Covid-19.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo adakan konperensi pers memasukkan perluasan teknologi tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), sebagai bagian dari program nyata di 100 hari pertamanya sebagai pimpinan tertinggi Kepolisian. Rencana strategis itu segera direspons Kakorlantas Polri Irjen Istiono dengan membentuk Satgas ETLE nasional.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo adakan konperensi pers memasukkan perluasan teknologi tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), sebagai bagian dari program nyata di 100 hari pertamanya sebagai pimpinan tertinggi Kepolisian. Rencana strategis itu segera direspons Kakorlantas Polri Irjen Istiono dengan membentuk Satgas ETLE nasional. (TRIBUNNEWS.COM/IST/HO)

"Dengan kesehatan masyarakat yang terjaga maka pertumbuhan ekonomi di Bali juga akan semakin tumbuh," kata Sigit saat memimpin rapat dengan Forkopimda Bali bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Minggu (29/8/2021).

Di tengah pandemi Covid-19, perekonomian Indonesia sudah mulai tumbuh sebesar 7,07 persen.

Demikian juga dengan perekonomian Bali yang mulai tumbuh sebesar 2,83 persen.

Sigit memaparkan, strategi pengendalian Covid-19 dibagi menjadi tiga.

Yaitu, protokol kesehatan (prokes) ketat dengan menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak).

Baca juga: TNI Angkatan Laut Gelar Vaksinasi di Pulau Miangas Perbatasan Indonesia dan Filipina

Baca juga: Apa Itu Gharim? Berikut Penjelasan dan Golongan yang Berhak Menerima Zakat

Kemudian, memperkuat 3T (Tracing, Testing dan Treatment) dan percepatan program vaksinasi massal.

Selain memperkuat strategi tersebut, eks Kapolda Banten ini juga meminta Forkopimda untuk memaksimalkan kebijakan penyekatan.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved