Pelangi Sulawesi

Wisatawan Lokal Kunci Pemulihan Pariwisata Sulawesi Utara

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulut, Arbonas  Hutabarat mengungkapkan, pariwisata meski terdampak pandemi tapi bisa pulih cepat. 

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa
Kepala Perwakilan BI Sulut, Arbonas Hutabarat berbicara dalam Webinar Pelangi Sulawesi Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI), Senin (23/08/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Melirik potensi wisatawan domestik adalah target rasional bagi pariwisata Sulut di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung. 

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulut, Arbonas  Hutabarat mengungkapkan, pariwisata meski terdampak pandemi tapi bisa pulih cepat. 

"Sektor prioritas yang dijaga kesiapannya agar pulih cepat," kata Arbonas dalam Webinar Pelangi Sulawesi Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI), Senin (23/08/2021). 

Katanya, pariwisata Sulut masih bisa berharap pada wisatawan domestik. Khususnya yang ada di lokal Sulut.

"Kita masih bisa berharap pada wisatawan domestik. Meskipun memang saat ini masih dibatasi pergerakannya karena PPKM," katanya lagi. 

Arbonas bilang, upaya itu masih terkendala Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 dan 4 di Sulut. 

"Ketika pembatasan dilonggarkan, aktivitas wisatawan domestik bisa kembali normal," jelasnya. 

Pariwisata di daerah belum bisa berharap lebih pada wisatawan mancanegara. 

Pandemi Covid-19 menyebabkan semua penerbangan langsung ke Manado dari luar negeri ditiadakan. 

Di sisi lain, Arbonas mengatakan, langkah pemerintah yang tetap mempriorotaskan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang sangat tepat di tengah pandemi. 

"Sehingga ketika kembali normal, program destinasi super prioritas sudah bisa jalan," jelasnya. 

Diketahui, saat ini pemerintah tengah menggesa pembangunan sarana prasarana terkait KEK Pariwisata Likupang. 

Di antaranya, pembangunan TPA Regional Mamitarang, penataan Kawasan Pantai Paal, Likupang; pembangunan SPAM Pantai Paal, hingga penyediaan DED Air Limbah Likupang. 

"Di sisi lain, implementasi CHSE di pelaku usaha pariwisata harus dilaksanakan dan dikembangkan," jelasnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved