Kabar Papua
Nama Dua Pekerja Jembatan di Yahukimo Dibunuh, Petugas Temukan Jenazah dan Mobil Hangus Terbakar
Kapolda Papua, Irjen Mathius Fakhiri, membenarkan adanya laporan pembunuhan terhadap warga sipil yang diduga dilakukan KKB.
Kelompok bersenjata di bawah pimpinan Tendius Gwijangge tersebut mengadang truk material yang mengangkut pekerja.
KKB yang berjumlah 30 orang pun menembak mati tiga pekerja yang berada di truk material tersebut.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal, mengungkap kronologi kejadian pembunuhan tersebut.
Berawal ketika para pelaku mengadang truk material yang ditumpangi para korban saat melintasi jembatan Kali I Kampung Samboga Distrik Seradala.
Saat melakukan pengadangan, Tendius Gwijangge dan anggotanya membawa alat tajam berupa anak panah, kapak, parang, dan samurai.
Sementara, dua anggota KKB lainnya membawa dua pucuk senjata api laras panjang.
Selain menembak mati tiga pekerja, Tendius Gwijangge Cs juga menyerang dua pekerja hingga kritis. Bahkan, empat orang pekerja lainnya disandera.
Semua korban adalah warga sipil yang bekerja pada PT Sinama untuk pembangunan Proyek Jembatan Kali Kuk Kampung Samboga, Distrik Seradala.
Sebelumnya KKB Papua juga melakukan aksi yang sama.
KKB makin brutal tembaki pekerja jembatan, hingga kini sudah puluhan orang tewas termasuk personel TNI-Polri.
KKB Papua makin menggila di Bumi Cenderawasih dengan melakukan aksinya.
Dulu KKB serang pekerja jembatan Kali Kupa di Kampung Bingky, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua, pada Kamis (24/6/2021).
Ada 50 pekerja jembatan yang kocar-kacir untuk menyelamatkan diri dari serangan KKB.
Bahkan KKB sampai melepas tembakan ke arah truk dan mengenai bagian kaca depan.
Beruntung tak ada korban jiwa akibat aksi kebrutalan KKB tersebut.