Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kabar Papua

Nama Dua Pekerja Jembatan di Yahukimo Dibunuh, Petugas Temukan Jenazah dan Mobil Hangus Terbakar

Kapolda Papua, Irjen Mathius Fakhiri, membenarkan adanya laporan pembunuhan terhadap warga sipil yang diduga dilakukan KKB.

Editor: Alpen Martinus
Istimewa
Ilustrasi - dua pekerja jembatan di Yahukimo tewas diserang KKB di Papua. 

"Pukul 17.43 WIT personil gabungan tiba di TKP. Didapati kendaraan Jenis Hilux double cabin yang diduga milik PT Indo Papua telah hangus terbakar dan di dalamnya terdapat dua korban yang hangus ikut terbakar," kata Kamal.

Kamal lalu melanjutkan, tim mengamankan lokasi kejadian serta melakukan penyisiran.

Kemudian, kedua jenazah dievakuasi ke RSUD Dekai untuk dilakukan pemeriksaan medis, pukul 18.45 WiIT.

Adapun barang bukti yang ditemukan polisi; satu buah anak panah, satu unit HP, serta mobil yang hangus dibakar KKB.

Sementara kasus ini tengah ditangani Satuan Reskrim Polres Yahukimo bersama Satgas Nemangkawi.

"Diduga setelah di bunuh, kedua Korban dibakar bersama mobil yang dikendarainya oleh KKB," kata Kamal.

Kini, personel gabungan masih melakukan pengejaran terhadap KKB.

Hanya, belum diketahui pimpinan KKB mana yang melakukan pembunuhan tersebut.

"Situasi sudah kondusif," tandasnya. 

Menurut informasi yang dihimpun, lokasi pembunuhan terhadap Rionaldo dan Dedi Imam berjarak sekitar 10 kilometer dari kamp milik PT Indo Papua.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional (BPJN) Wamena, Zepnath Kambu, mengakui adanya informasi terjadinya insiden pembunuhan tersebut.

Namun demikian, Zepnath menuturkan, pihaknya belum mendapat laporan resmi.

Pihaknya saat ini masih menunggu laporan lebih rinci dari Dekai.

"Informasi tersebut memang ada namun kami masih menunggu laporan dari Dekai," ucap Zapnath.

Dilansir dari Tribunnews.com, sebelumnya KBB dilaporkan membunuh pekerja bangunan di Kampung Bingky, Kabupaten Yahukimo, Papua, pada Kamis (24/6/2021) pagi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved