Berita Bolsel
Ikut Webinar Partai PDIP, Ketua Komisi I DPRD Bolsel: Salah Satu Solusi pada Ekonomi Ada di Wisata
DPP PDIP Bidang Pariwisata gelar Webinar. Tema yang diusung "Hilirisasi Produk Agro dari Desa Wisata dalam upaya Penciptaan Kemandirian Ekonomi."
Penulis: Indra Wahyudi Lapa | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Dalam rangka menyambut HUT RI ke -76, DPP PDIP Bidang Pariwisata gelar Webinar.
Tema yang diusung yakni "Hilirisasi Produk Agro dari Desa Wisata dalam upaya Penciptaan Kemandirian Ekonomi Masyarakat".
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Bolsel mengikuti Webinar tersebut.
Webinar di Bolsel digelar di Rumah Dinas Bupati, Desa Soguo, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolsel, Kamis (12/8/2021).
Terpantau Bupati Bolmong Selatan Hi. Iskandar Kamaru, Ketua DPRD Ir. Arifin Olii, Anggota DPRD Zulkarnain Kamaru, Fadly Tuliabu, Abdul Razak Bunsal, Sunardi Kadulla, turut menghadiri Webinar itu.
Sementara itu, Gubernur Olly Dondokambey, turut hadir dan menjadi salah satu Narasumber pada webinar ini.
Ketua DPP PDIP bidang Pariwisata, Wiryanti Sukamdani mengatakan, untuk kembali mengairahkan perekonomian rakyat dibutuhkan berbagai inovasi
"Pariwisata juga diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih bermanfaat terhadap pemenuhan kebutuhan ketersediaan pangan secara berdikari kepada masyarakat yaitu melalui praktek desa wisata," ujar Wiryanti, dilansir dari Tribunnews.com
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Bolsel Fadly Tuliabu mengatakan, kita harus bisa mengembangkan dan memajukan desa wisata walaupun dimasa Pandemik.
"Bagaimana kita bisa buat inovasi, adaptasi dan kolaborasi yang salah satunya mengembangkan dan memajukan desa wisata," aku dia kepada tribunmanado.co.id
Ia menyampaikan di tengah Pandemi Covid-19 yang menjadi solusi ekonomi salah satunya pada sektor wisata
"Desa wisata menjadi solusi ekonomi khususnya sektor wisata di tengah pandemi covid-19," ungkapnya
Fadly juga menjelaskan ada beberapa cara untuk bisa mengembangkan desa wisata.
"Pertama, desa wisata harus memiliki sesuatu yang berbeda, memiliki spot-spot wisata khas yang tidak dimiliki desa-desa lain, akses yang mudah, aman, dan nyaman,"
"Kemudian infrastuktur pendukung harus benar-benar bagus dan memuaskan para wisatawan yang datang, desa wisata harus memberikan kesan dan kenangan yang sulit dilupakan para wisatawan dan tentu protokol kesehatan covid-19 harus menjadi prioritas," jelas dia