Masih Ingat
Masih Ingat Sugeng Santoso Pemutilasi Perempuan di Pasar Malang? Nasib Terima Hukuman Mati
Kabar Sugeng Santoso, pelaku mutilasi di Malang yang harus menerima nasib hukuman mati.
Setelah itu Sugeng memberi makan korban hingga korban melahap makanan yang diberikan oleh Sugeng.
Seusai korban selesai makan, Sugeng kemudian mendekati korban dan kemudian memegangi bagian sensitif korban.
Karena kejadian itu terjadi di Jalan Laksamana Martadinata, Sugeng kemudian mengajak korban ke parkiran Matahari Pasar Besar atau di TKP.
Sugeng kemudian mengajak korban untuk berhubungan intim, namun gagal.
Setelah itu terjadilah insiden, bagian intim korban berdarah, lalu wanita (korban) itu pingsan.
Dalam keadaan pingsan itulah, Sugeng kemudian menato kedua telapak kaki korban dengan tulisan "SUGENG".
"Tersangka menato telapak kaki korban dengan menggunakan jarum sepatu. Dan korban dalam keadaan hidup.
Berbeda dari keterangan sebelumnya yang menato korban dalam keadaan meninggal dunia," terang Asfuri pada Senin (20/5/2019).
Setelah itu, Sugeng meninggalkan korban yang dalam kondisi pingsan dan kembali lagi keesokan harinya pada tanggal 8 Mei 2019.
Sugeng kembali pada pukul 01.30 WIB dini hari dan langsung memutilasi tubuh korban menggunakan gunting, dimulai dari leher.
Sugeng kemudian menyembunyikan tubuh korban ke dalam toilet.
Karena toiletnya sempit, Sugeng kemudian memutilasi tangan dan kaki korban.
Tubuh korban ditaruh di dalam toilet dengan dimasukkan ke dalam karung.
Sementara tangan kaki dan kepala korban dibawa ke bagian bawah anak tangga yang akan menuju ke Matahari.
"Motifnya ini korban tidak bisa memenuhi nafsu Sugeng untuk diajak berhubungan intim, karena keluar darah dari kemaluan korban," ucapnya.