Penanganan Covid

Warga Ramai Beri Karangan Bunga Dukungan untuk Tenaga Medis Manado Hadapi Covid-19

Bunga papan ucapan dukungan terhadap tenaga medis bertebaran di salah satu sudut RSUP Prof Kandou

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Arthur Rompis
Karangan bunga untuk tenaga kesehatan di RSUP Kandou 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Bunga papan ucapan dukungan terhadap tenaga medis bertebaran di salah satu sudut RSUP Prof Kandou, Manado, Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (10/8/2021).

Bunga papan tersebut berasal dari organisasi dokter, perawat dan masyarakat umum.

Penuturan petugas keamanan di sana, bunga papan itu dibawa sejak ramai bullying terhadap tenaga medis beberapa waktu lalu. "Ramai sejak tiga hari lalu," kata dia.

Di ruang masuk gedung Palma tempat merawat pasien Covid-19, terdapat beberapa bunga papan dan spanduk berisi ucapan terima kasih pada tenaga medis.

Baca juga: Manchester United Berani Adu Kuat PSG Gaji Lionel Messi, Sanggup Bayar Rp 11 Miliar per Minggu

Seorang tenaga medis yang enggan disebut namanya mengaku terharu atas perhatian warga. "Terima kasih," katanya.

Ia mengaku sudah lama tidak bertemu bayinya yang masih berusia setahun. Sang bayi tinggal bersama kakek dan neneknya.

"Jelas rindu dan saya sudah hampir tak kuat menahannya," kata dia.

Baca juga: Manado Berstatus PPKM Level 4, Ini Langkah Satgas Covid-19 Manado

Selama merawat pasien, dirinya kerap merasakan keletihan yang amat sangat. Sejumlah rekan - rekannya kena Covid 19.

"Covid-19 bagi kami ibarat kena lotere. Hari ini mereka kena, esok giliran kami," kata dia.

Dirinya terpukul dengan bullying terhadap tenaga medis yang gencar belakangan ini.

Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Wawali Richard Sualang telah mengunjungi RS Kandou untuk menyemangati tenaga kesehatan (nakes).

Wakil Wali kota Manado Richard Sualang meminta masyarakat untuk stop membully tenaga medis.

"Coba datang dan lihat sendiri kerja mereka. Tak adil jika kita hanya komen di medsos," kata dia Selasa (10/8/2021).

Baca juga: Arti Mimpi Darah, Pertanda Baik atau Buruk? Ini Tafsirannya

Menurut Richard, yang dilakukan nakes adalah protokol kesehatan yang ada payung hukumnya.

Warga dimintanya memahami hal itu dan tidak asal menelan informasi yang tak jelas kemudian membully di medsos.

Dia mengajak warga untuk memberi dukungan moril bagi tenaga medis. "Mari kita support mereka," katanya. (art)

YOUTUBE TRIBUN MANADO

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved