Berita Internasional
Latihan Militer AS dan Korsel Ditentang Kim Yo Jong, Keluarkan Sebuah Ancaman
Seorang pejabat kuat Korea Utara sekaligus saudara perempuan pemimpin Kim Jong Un memberikan peringatan kepada Amerika Serikat
Namun negosiasi gagal pada 2019. Sementara itu, Korea Utara dan Amerika Serikat mengatakan, mereka terbuka untuk diplomasi.

Kim Jong Un (kiri) dan adik perempuannya Kim Yo Jong (kanan) saat menghadiri pertemuan dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pada 27 April 2018. (POOL New via REUTERS)
Keduanya juga mengatakan terserah pada pihak lain untuk mengambil tindakan.
Kim Yo Jong mengatakan, tindakan militer Amerika Serikat menunjukkan bahwa pembicaraan Washington tentang diplomasi adalah kedok munafik untuk agresi di semenanjung Korea.
Perdamaian hanya akan mungkin terjadi jika Amerika Serikat membongkar kekuatan militernya di Korea Selatan, lanjut Kim Yo Jong.
Menanggapi hal itu, Korea Selatan akan meningkatkan "pencegahan mutlak", termasuk kemampuan serangan pre-emptive yang kuat, untuk melawan ancaman militer Amerika Serikat yang terus meningkat.
"Kenyataannya telah membuktikan bahwa hanya pencegahan praktis, bukan kata-kata, yang dapat menjamin perdamaian dan keamanan semenanjung Korea, dan itu adalah keharusan bagi kita untuk membangun kekuatan untuk menahan ancaman eksternal dengan kuat," kata Kim Yo Jong.
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUNMANADO OFFICIAL:
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Korea Utara Menentang Latihan Militer AS dan Korea Selatan hingga Ancam Keamanan Kedua Negara
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/adik-pemimpin-tertinggi-korea-utara-kim-jong-un-yakni-kim-yo-jong-ancam-joe-biden.jpg)