Masih Ingat
Ingat Joni Bocah Heroik Panjat Tiang Bendera 17 Agustus? 3 Tahun Berlalu Nasib Berubah, Ini Kabarnya
Kabar terbaru Joni, so bocah heroik yang panjat tiang bendera saat upacara Kemerdekaan RI ke-73 2018 lalu. Kini hidup lebih nyaman dan dapat beasiswa.
Dalam kesempatan itu Imam Nahrawi menggelar jamuan makan siang untuk Johny dan keluarganya.
Johny tiba di kantor Kemenpora memakai pakaian seragam putih biru (SMP).
"Terima kasih, kita bersyukur, siang ini kita bertemu dengan pahlawan kita, anak muda yang samgat heroik," ujar Imam Nahrawi.
Setelah itu, Imam Nahrawi sempat menggendong Johny dan memakaikan jaket Asian Games kepadanya.
Kedua orangtua Johny memakai pakaian adat. Ketika pertama kali bertemu dengan orangtua Johny, Menpora langsung mencium tangan mereka.
Johny kembali menceritakan aksinya memanjat tiang bendera.
Dia mengaku sedang sakit perut saat memanjat tiang bendera itu.
"Saya sakit perut terus naik ke (pos) kesehatan," ucapnya. Ketika berada di pos kesehatan, dia mendengar Wakil Bupati menyampaikan soal tali bendera yang putus. Lantas, Johny bergegas menuju tiang untuk memanjat.
"Nggak berpikir apa apa, lari buka sepatu langsung naik. Harus berusaha ambil talinya supaya bisa lanjut upacaranya," tuturnya.
Johny sempat ditanya soal minatnya ke depan. Imam juga melihat kemampuan memanjat Johny berpotensi menjadi atlet panjat tebing.
"Bisa dari panjat tebing. Panjat tebing kita juga bisa jadi juara dunia lho," kata Imam.
Namun Johny punya keinginan lain.
Dia menyatakan diri ingin jadi anggota TNI. "Jadi tentara saja," ujar Joni.
Saat ditanya lagi soal pilihannya menjadi tentara atau anggota Polri, Joni tetap berkukuh pada pilihan awal.
"Nggak, tentara saja," ucap Joni.