Berita Manado
Garap 30 Anak Sungai Penyebab Banjir Manado, Dinas PUPR Bentuk Tim Khusus
Jhony Suwu membeber, Penyebab utama banjir di Kota Manado adalah pendangkalan dan penyempitan anak sungai.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Tugas berat diemban Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Manado Jhony Suwu.
Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang memerintahkannya untuk menggulirkan revitalisasi selokan dan penataan anak sungai sebagai upaya mengatasi banjir di Manado.
Jhony Suwu merespon instruksi pimpinannya dengan membentuk tim untuk mengidentifikasi tiga puluh anak sungai di Manado.
"Ada empat tim yang sudah kita bentuk," ujarnya kepada Tribun Manado Selasa (10/8/2021) siang.
Sebutnya, tim bertugas untuk melihat permasalahan di tiap anak sungai.
Beber dia, penyebab utama banjir di Manado adalah pendangkalan dan penyempitan anak sungai.
"Tugas tim adalah mengidentifikasi masalah yang terjadi untuk kemudian dicari solusinya," beber dia.
Jika terjadi pendangkalan maka akan dikeruk. Sedang jika penyempitan, akan dilihat penyebabnya.
"Apakah karena pembangunan bangunan atau apa. Solusinya lebih komprehensif," katanya.
Jauh sebelum pembentukan tim, ujar dia, pihaknya sudah menggarap beberapa titik penyebab banjir di Manado.
Yakni di Sungai Sawangan, Taas, Tuminting serta Kuala Jengki.
"Untuk di kuala jengki terjadi penyempitan hingga alur sungai hanya seluas dua meter saja. Kami tengah adakan pengerukan," kata dia.
Menurut dia, pekerjaan kini jadi mudah berkat sinergi antar instansi.
Wali Kota Manado Andrei Angouw telah memerintahkan semua dinas untuk meredam ego sektoral dan bersinergi untuk kepentingan bersama.
"Kami kini kerja malendong (gotong royong)," ujarnya.