Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Sitaro

21.812 Warga di Kabupaten Sitaro Telah Divaksin Dosis Pertama dan 5114 Dosis Kedua

Vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan menjadi dua hal penting yang kini digenjot pemerintah dalam menangani penyebaran Corona Virus Disease 2019

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Chintya Rantung
tribunmanado.co.id/Octavian Hermanses
Kepala Dinas Kesehatan Sitaro, dr Semuel Raule. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan menjadi dua hal penting yang kini digenjot pemerintah dalam menangani penyebaran Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).

Khusus untuk program vaksinasi, tercatat sebanyak 61.174 penduduk di atas usia 18 tahun masuk dalam sasaran.

Selain itu, terdapat 5.615 anak-anak usai 12-17 tahun yang masuk dalam target program nasional itu.

Dalam pelaksanaanya, pemerintah daerah telah berhasil melakukan vaksinasi dosis satu terhadap 21.812 sasaran atau 35,65 persen.

Angka itu terdiri dari 736 tenaga kesehatan (nakes) dan tenaga pendukung di seluruh fasilitas kesehatan (faskes) di Kabupaten Sitaro, 5.366 pelayan publik, 3.336 kalangan lanjut usia (lansia), 12.374 masyarakat umum serta 47 anak-anak usia 12-17 tahun.

Sedangkan vaksinasi dosis dua telah menyasar 5.114 sasaran yang terdiri dari 710 tenaga kesehatan (nakes) dan tenaga pendukung di seluruh fasilitas kesehatan (faskes) di Kabupaten Sitaro, 2.387 pelayan publik, 310 kalangan lanjut usia (lansia), 1.707 masyarakat umum serta 19 anak-anak usia 12-17 tahun.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sitaro, dr Semuel Raule mengatakan, selama berlangsungnya program vaksinasi, pemerintah daerah menggunakan tiga jenis vaksin, yakni Sinovac, Biofarma dan Astrazeneca.

Dimana untuk vaksin jenis Sinovac telah diterima dari pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sebanyak 1.500 dosis, Biofarma 18.200 dosis serta Astrazeneca 11.100 dosis serta 300 dosis Biofarma dari Polres Sitaro.

"Program ini bergulir sejak awal tahun ini dan melibatkan tim vaksinator dari 13 puskesmas dan 2 rumah sakit yang ada di Sitaro," kata Raule, Selasa (9/8/2021).

Dia menyebut, belum lama ini Dinas Kesehatan Sitaro telah menerima vaksin sebanyak 4.900 dosis.

Vaksin jenis sinovac ini diterima dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada akhir pekan lalu, setelah petugas dari Dinkes Sitaro menjemput langsung ke gudang farmasi Dinkes Sulut.

"Setelah diterima, kita langsung distribusi ke setiap puskesmas untuk keperluan penyuntikan dosis kedua," ujar Raule.

Menurutnya, untuk beberapa waktu kedepan, belum dibenarkan adanya vaksinasi dosis pertama.

Hal ini dikarenakan keterbatasan vaksin yang dimiliki Pemprov Sulut serta jumlah sasaran yang divaksin dosis satu dan dosis dua terlampau jauh berbeda, yakni 21.812 sasaran untuk dosis pertama dan 5.114 dosis kedua.

"Masih ada selisih yang jauh berbeda. Makanya saat ini kita fokus untuk dosis dua," ujar Raule.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved