Nasional
Nama dan Model Pesawat Pertama Indonesia, Dibeli Dari Sumbangan Warga Aceh
Setelah dana terkumpul, Indonesia akhirnya dapat menghadirkan pesawat jenis Dakota DC-03.
TRIBUNMANADO.CO.ID- Dunia penerbangan Indonesia kini berkembangan sangat pesat, ratusan pesawat kini lalu lalang di Indonesia.
Tahukah anda, jika Indonesia pernah kesulitan membeli pesawat terbang pertama.
Pesawat tersebut dibeli dari hasil urunan warga Aceh.
Baca juga: Berganti Warna dari Biru Langit Jadi Merah Putih, Wajah Baru Pesawat Kepresidenan Tuai Pro Kontra

NYAK Sandang (kanan) memperlihatkan bukti obligasi pengumpulan uang untuk membeli pesawat pertama Indonesia di Desa Lhuet, Jaya, Aceh Jaya, Rabu (14/3). Nyak Sandang (91) memiliki bukti berupa selembar obligasi atau surat pernyataan utang dari pemerintah yang dikeluarkan tahun 1950 saat ayahnya Ibrahim bersama warga lainnya menyerahkan bantuan untuk membeli pesawat Dakota RI- 001 Seulawah yang merupakan cikal bakal berdirinya perusahaan penerbangan niaga pertama di Indonesia. (Serambinews.com)
Bicara soal sumbangan, ada yang sumbangannya jadi titik awal dunia penerbangan seantero Indonesia.
Pada tahun 1948, transportasi udara, pesawat, mulai digunakan untuk mengangkut penumpang di Indonesia.
Dilansir dari kompas.com pada Sabtu (7/8/2021), saat itu, pesawat pertama yang digunakan adalah jenis DC-3.
Pesawat ini dimiliki oleh Indonesian Airways dan itu adalah cikal bakal dari Garuda Indonesia saat ini.
Baca juga: Kecelakaan Pesawat Garuda Indonesia, Terbelah Tiga Renggut Korban Jiwa, Peristiwa 25 Tahun Lalu

Kolase foto replika pesawat Seulawah RI-001 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. (Serambinews.com)
Rencana awalnya, TNI AU akan membeli pesawat angkut. Hal itu sudah dibicarakan dengan Presiden Soekarno dan mendapat persetujuannya.
Saat itu, direncanakan akan ada 25 pesawat model Dakota.
Namun karena tidak ada dana, maka pemerintah langsung melakukan pencarian dana sumbangan ke Pulau Sumatera.
Perjalanan Presiden Soekarno diawali ke Aceh pada 16 Juni 1948.
Baca juga: Pesawat Garuda Indonesia Terbakar, Puluhan Korban Jiwa hingga Pilot Dihukum, Ini Kronologinya
Di depan warga Aceh, sang Presiden berorasi untuk membangkitkan jiwa nasionalisme rakyat Aceh.
Lalu rakyat aceh diminta untuk memberikan sumbangan (patungan).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/maskapai-nasional-garuda-indonesia-pada-hari-ini-kamis-0110.jpg)