Bulutangkis
Nasibnya Berubah Drastis, Dulu Naik Kapal Laut ke Jakarta, Apriyani Rahayu Kini Banjir Hadiah Mewah
Berlimpah hadiah yang diterima Apriyani Rahayu ini seolah menjadi balasan dari perjuangan keras yang dilakukannya bertahun-tahun
Dimana, saat itu masih dipimpin oleh Lukman Abunawas yang saat ini sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra).
Apriyani Rahayu dan Greysia Polii di Olimpiade Tokyo 2020 (AFP/ALEXANDER NEMENOV)
"Mereka lewat kapal laut. Satu minggu dijalan. Ini kasian Almarhumah ibunya, kalau masih hidup ini perjuangannya huh luar biasa karena memang kita dukung tidak salah-salah," lanjut Amiruddin.
Ujian yang Ia rasakan selalu ada saat menemani Apriyani bertanding di berbagai daerah.
Apriyani kecil saat itu harus ditemani karena Ia masih kecil untuk keluar daerah sendiri.
Namun, perjuangan kedua orang tua Apriyani membuahkan hasil.
Disetiap laga yang Apriyani lakoni saat ini selalu mendapatkan juara. "Kita juga gembira," lanjut Amiruddin.
Selain itu, Amiruddin bilang Apriyani kecil memiliki watak dan motivasi yang kuat dalam bertanding bulutangkis.
"Baru Dia (Apriyani ) tidak mau kalau hanya temannya (bertanding) perempuan, dia harus lawan dengan laki-laki. Pokoknya tidak ada capeknya dia, sampai sekarang," imbuh Amiruddin.
Pada suatu masa Apriyani berlatih di Gedung Olahraga (GOR) Abunawas. Saat itu, Apriyani bersama lima orang rekan sejawatnya sedang berlatih.
Kemudian, para pelatih yang sedang menyaksikan saat itu membuat semacam sayembara pertandingan untuk keenam anak termasuk Apriyani.
"Siapa yang menang, dia yang ambil itu uang," kata Amiruddin.
Pada akhirnya, Apriyani mengalahkan semua rekan latihannya itu. "Sampai penuh kantong itu," ujar Amiruddin sambil tertawa mengingat masa itu.
Selain itu, saat Apriyani Rahayu dan Greysia Polii mulai berpasangan ganda putri di Piala Soedirman, Amiruddin mengatakan Ia selalu mengirimkan doa kepada keduanya.
Bahkan, Amiruddin menyebut Ia selalu mendokan kedua pasangan ganda putri Indonesia itu saat bertanding.