Penanganan Covid
Prof Grace Kandou: Percaya Saja Pada Tim Investigasi KIPI
"Karena dalam menentukan KIPI tersebut semuanya ada dasarnya sesuai dengan protap yang ada serta pertimbangan analisis sesuai kasus per kasus."
Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Rizali Posumah
Manoppo mengatakan dari jumlah sebesar itu bisa saja terjadi unsur kebetulan, di mana orang bisa meninggal dalam masa tanggap KIPI, hal inilah yang dilihat seperti berkorelasi antara KIPI Covid-19 dengan Kematian.
"Padahal kematian seseorang bisa disebabkan oleh berbagai hal, dalam kasus ini ialah penyakit bawaan dan serangan jantung," sebutnya.
Meskipun demikian, kata Manoppo, laporan-laporan seperti ini tidak bisa diremehkan, setidaknya perlu untuk dibuktikan agar kepercayaan masyarakat terhadap vaksin tidak menjadi luntur.
Sebab, dalam Epidemiologi kausalitas atau hubungan sebab-akibat perlu dibuktikan dengan menggunakan Postulat Hill.
Postulat Hill yakni Kekuatan asosiasi, konsistensi, spesifitas, hubungan temporal/kronologi waktu, efek dosis respon, kredibilitas biologi terhadap suatu hipotesis, koherensi, bukti eksperimen, dan analogi.
"Jadi, pastinya semua hal ini sudah dilalui sebelum diambil kesimpulan bahwa memang tidak terdapat hubungan sebab akibat antara KIPI Vaksin Covid-19 dengan Kematian yang dilaporkan," pungkas Manoppo.
• Adanya Tudingan Pasien Meninggal Usai Vaksin, Epidemiolog Sulut: Paling Banyak Tidak Bisa Dibuktikan
• Soal Hasil Investigasi KIPI Pasien Meninggal Setelah Divaksin, Ini Kata Pengamat Epidemiologi Sulut
• Tanda-tanda Tubuh Diserang Virus Corona atau Covid 19
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/vaksinasi-covid-19-bagi-masyatakat-umum-dan-anak-di-salah-satu-pusat-perbelanjaan09.jpg)