Senin, 13 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Virus Corona di Indonesia

5 Solusi Menurunkan Kasus Kematian akibat Infeksi Covid-19 bagi Pasien Isoman di Rumah

Berikut beberapa solusi dari para ahli untuk menurunkan risiko peningkatan kematian pasien Covid-19.

Editor: Frandi Piring
Shutterstock
Ilustrasi: isolasi mandiri, karantina mandiri, corona, covid-19 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus kematian pasien Covid-19 isolasi mandiri di rumah kian bertambah, berikut 5 cara yang mungkin bisa menekan potensinya.

Pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir membuat angka kasus infeksi baru dan kematian pasien terus bertambah.

Baik yang dirawat di rumah sakit maupun isolasi mandiri (isoman) di rumah.

Ilustrasi isolasi mandiri.
Ilustrasi isolasi mandiri. (Istimewa/Internet)

Kasus kematian infeksi Covid-19 di Indonesia kini dalam periode lonjakan.

Diharapkan kepada warga masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

Menurut data Covid-19 di Indonesia hingga Rabu, 28 Juli 2021, tingkat kematian kasus Covid-19 (case fatality rate) adalah 2,70 persen. 

Angka tersebut lebih tinggi dibanding angka rata-rata dunia (2,14 persen) dan tingkat kematian kasus di Asia (1,44 persen).

Dalam konferensi pers yang diselenggarakan pada 22 Juli 2021, Said Fariz Hibban, Analis Data Lapor Covid-19, menyebutkan bahwa terdapat 2.313 korban jiwa akibat isolasi mandiri

Data ini didapatkan dari rekapan kematian yang dilakukan oleh Lapor Covid-19 untuk periode 1 Juni hingga 21 Juli 2021.

Diketahui bahwa penyebab meningkatnya angka kematian pasien Covid-19 yang sedang melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah adalah sebagai berikut.

1. Pasien isoman adalah mereka yang bergejala berat 

2. Oveload pasien di rumah sakit

3. Langkanya obat dan oksigen

4. Sistem kesehatan Indonesia yang tidak siap

5. Sub sistem kesehatan pemberdayaan masyarakat gagal

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved