Breaking News:

Berita Bitung

Doa Lintas Agama dari Kota Bitung: Semoga Indonesia Pulih dan Selamat dari Pandemi Covid 19

Berdoa bersama-sama untuk pumulihan dan keselamatan masyarakatnya dari pandemi di ruang SH Sarundajang kantor Walikota Bitung.

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere
Pelaksanaan Doa bersama lintas agama di Bitung yang digagas Presidium BKSAUA dan pemkot Bitung. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - "Pulihkan dan Selamatkan Bangsa Indonesia, Sulawesi Utara (Sulut) dan Kota Bitung dari Pandemi Covid 19" merupakan pokok dari pelaksanaan Doa bersama lintas agama di Kota Bitung, Jumat (30/7/2021).

Pemerintah Kota Bitung bersama Presidium Badan Kerjasama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Bitung berdoa bersama-sama untuk pumulihan dan keselamatan masyarakatnya dari pandemi di ruang SH Sarundajang kantor Walikota Bitung.

Merepkan protokol kesesehatan (Prokes) ketat, pelaksanan doa bersama hanya di diikuti delapan orang.

Wali kota Bitung Maurits Mantiri, Wakil walikota Hengky Honandar. Kemudian yang membawakan doa Pdt Venda Pangerapan dari unsur Agama Kristen, Ustadz Hairuddin Bandu dari Islam, Pastor Donald Fidelis Liuw dari Katolik, Wensen Since Waworuntu dari Kong Hu Cu, Pinnadita I Nengah Artaya dari Hindu dan Pandita Rolly Ciwulusan dari Budha.

Pelaksanaan doa bersama ini, juga dipancaran secara live streaming lewat zoom meeting dan live funpage Facebook Pemkot Bitung.

Pelaksanaan Doa bersama lintas agama di Bitung yang digagas Presidium BKSAUA dan pemkot Bitung.
Pelaksanaan Doa bersama lintas agama di Bitung yang digagas Presidium BKSAUA dan pemkot Bitung. (tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere)

Menurut Maurits Mantiri Wali kota Bitung saat ini negeri kita tengah ditimpa musibah.

Satu tahun empat bulan seluruh Dunia disibukkan untuk menangkal dan mengobati merebaknya pandemi covid-19.

Ada banyak sekali sektor yang telah terdampak, ada begitu banyak goresan luka yang timbul akibat merebaknya wabah ini.

"Kita benar-benar berduka, namun dalam pergumulan ini kita harus tetap optimis bahwa Tuhan yang maha kuasa tidak akan memberi cobaan di luar kesanggupan kita untuk memikulnya."

"Kita sangat sadar bahwa semua cobaan dan musibah itu datang atas ijin dan kehendak tuhan, dan ia juga lah yang berkuasa untuk mencabut dan melenyapkannya," kata Maurits.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved