Breaking News
Rabu, 6 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Rafael Malalangi

Ayah Rafael Malalangi Mengaku Sempat Dipanggil ke Polda Sulut Sehari Setelah Pengumuman Kelulusan

Sehari sesudah pengumuman online di mana nama anaknya dinyatakan lulus, dia mendapat panggilan dari Polda Sulawesi Utara (Sulut).

Tayang:
Penulis: Rul Mantik | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Rul Mantik
Rafael Malalangi dan orang tuanya serta keluarga dekatnya di Desa Pinapalangkow. 

Rafael Menangis dan Bingung

"Saya menangis saat lihat nama saya tidak ada lagi pada daftar pengumuman kedua," kata Rafael Malalangi (18).

Menurut Rafael, dia menangis karena perasaan malu, kecewa dan bingung, mengapa namanya bisa hilang di daftar pengumuman susulan.

"Padahal, saat pengumuman online pada Tanggal 22 Juli, nama saya ada di Nomor Urut 22. Kami semua menyaksikan pengumuman secara online itu," ungkap Rafael dengan terbata-bata sambil menunduk, saat diwawancarai Tribun Manado, Kamis (29/7/2021).

Bagaimana tidak malu, kata dia, warga Desa Pinaoalangkow sudah tahu namanya lulus. Bahkan, katanya, warga Pinapalangkow telah memberikan dia ucapan selamat atas kelulusan tes Bintara Polri itu.

"Saat teman-teman tahu nama saya ada dalam daftar pengumuman kelulusan secara online, mereka sudah menyampaikan ucapan selamat. Banyak yang menyampaikannya melalui media sosial," ucap Rafael.

Tidak hanya itu, katanya, keluarganya sudah membuat syukuran.

"Keluarga kami sudah melaksanakan syukuran kelulusan. Tahu-tahunya, nama saya sudah tidak ada lagi," imbuhnya.

Kenly Malalangi, ayah Rafael, mengaku kecewa.

"Siapa yang tidak kecewa. Anak saya sudah dinyatakan lulus saat pengumuman secara online. Tapi, saat pengumuman ulang tadi pagi, nama anak saya sudah digantikan dengan nama orang lain," kata Kenly Malalangi.

Dia meminta Polda Sulut untuk memperjuangkan nama anaknya.

"Permintaan kami keluarga, izinkan anak kami ikut pendidikan. Sebab dia sudah dinyatakan lulus dalam pengumuman online," pintanya.

Dipaparkan Kenly, pada Tanggal 22 Juli, Rafael Malalangi sudah dinyatakan lulus dalam pengumuman online.

"Saat tahu anak kami lulus, kami sangat bersukacita. Perjuangan selama berbulan-bulan akhirnya membuahkan hasil," ucapnya.

Sukacita keluarga Kenly Malalangi tiba-tiba hilang saat ada pengumuman susulan pada Kamis (29/7/2021) pagi.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved