Bantuan Rp 2 Triliun
Muncul Sosok Ahok Terkait Sumbangan Rp 2 Triliun Keluarga Akidi Tio, Simak Ceritanya Berikut Ini
Diketahui ternyata sosok Akidi Tio memang suka memberi bantuan namun baru kali ini dipublikasi.
Meskipun Irjen Eko harus menjalankan tugas secara berpindah-pindah, persahabatan itu terus terjalin.
Bukan hanya dengan Ahok, tapi juga anggota keluarga Akidi Tio lainnya.
Sekitar 12 tahun lalu Akidi Tio meninggal. Kemudian Ahok juga meninggal dunia.
Hubungan keluarga Akidi Tio dengan Eko sempat putus. Seiring berjalannya waktu hubungan akrab keluarga Akidi Tio dan Eko terajut kembali.
Di sisi lain, keluarga Akidi Tio menjadi orang kaya. Namun, keluarga itu tetap mempercayakan Hardi Darmawan sebagai dokter keluarga.
Setelah melihat kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia, termasuk di Sumsel, yang semakin parah, keluarga Akidi Tio tak mau berpangku tangan.
Kepada Hardi, keluarga Akidi Tio mengungkapkan keinginan untuk memberi bantuan, tetapi tidak tahu bagaimana caranya.
Digelarlah rapat keluarga. Akhirnya diputuskan bahwa bantuan akan diberikan kepada orang yang dipercayai.
Orang itu adalah Irjen Pol Eko Indra Heri, yang sekarang menjabat Kapolda Sumsel sahabat karib Johan alias Ahok, putra Akidi Tio.
Terkejut Nominal Sumbangan
Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri mengaku terkejut saat dirinya mendapatkan amanah untuk menyampaikan bantuan Rp 2 triliun kepada warga yang terdampak PPKM covid-19.
Jenderal bintang dua ini mengakui kenal dengan keluarga besar almarhum saat sedang bertugas di Aceh.
“Dana (bantuan 2 triliun) itu diberikan oleh seorang keluarga yang saya kenal sewaktu masih tugas di Aceh, dan sekarang dia ingin membantu warga Sumsel yang terdampak Covid-19,” kata Irjen Eko Indra.
Kapolda menuturkan, beberapa waktu lalu, perwakilan keluarga Akidi Tio menyampaikan akan menyalurkan bantuan dana untuk diberikan kepada masyarakat Sumsel terdampak covid-19. Namun, ia tak menyangkan nominal dari bantuan yang diberikan mencapai Rp 2 triliun.
"Menurut saya ini adalah amanah yang sangat luar biasa dan berat sekali karena uang yang diamanahkan ini besar dan pastinya harus dipertanggungjawabkan," ujarnya.