Breaking News:

Pemkot Bitung Cabut Aturan Soal Surat Vaksinasi

Pak wali sampaikan terhitung mulai hari ini, kebijakan untuk mewajibkan adanya bukti sudah di vaksin dicabut

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Charles Komaling
Istimewa
Ir Maurits Mantiri MM Wali kota Bitung 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kebijakan menunjukkan surat vaksin dalam mengurus administrasi di kantor-kantor di seluruh Pemkot Bitung dicabut.

Masyarakat dapat mengurus administrasi di kantor-kantor pemerintah daerah tanpa harus membawa surat vaksin.

Informasi ini satu di antara yang disampaikan Wali kota Bitung Maurits Mantiri, saat menggelar rapat evaluasi jelang pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level IV secara virtual zoom meeting Minggu (25/7/2021) malam.

Pertimbangan yang diambil pemerintah Kota Bitung, mencabut kebijakan itu karena mengingat saat ini pelaksanaan pemberian sutikan vaksinasi covid 19 hanya untuk tahap 2.

Sementara masih ada warga, yang sama sekali belum di vaksiansi Covid 19.

"Ini memang realita di lapangan, jadi kami sudah sampaikan secara resmi kepada walikota dan wakil walikota dalam rapat evaluasi di zoom meeting Minggu malam. Mereka yang belum divaksin ketika akan mengurus administrasi atau surat kependudukan harus memperlihatkan bukti sudah divaksin," kata Benny Lontoh Senin (26/7/2021).

Sementara saat ini pelaksanaan pemberian vaksinasi ke masyarakat masih terbatas sehingga harus menyesuaikan dengan sitausi dan kondisi di lapangan, maka Walikota langsung melonggarkan atau mencabut sementara hal itu.

Sambil menunggu distribusi vaksin dari provinsi ke Bitung, dan provinsi juga menunggu distribusi vaksin dari pemerintah pusat.

"Pak wali sampaikan terhitung mulai hari ini, kebijakan untuk mewajibkan adanya bukti sudah di vaksin dicabut sementara. Sambil menunggu prioritas vaksin tahap II ke masyarakat dan pemberian vaksin kepada mereka yang belum sama sekali di vaksin," tandasnya.

Dalam cuplikan rapat evaluasi virtual zoom meeting yang di pimpin Wali kota Bitung Maurits Mantiri dan Wakil walikota Hengky Honandar, dihadiri para asissten, forkopimda Bitung, para lurah dan camat.

Walikota menyampaikan kebijakan itu untuk sementara di longgarkan dan untuk sementara tidak diberlakukan.

Terkait warga harus kantongi surat atau bukti sudah di vaksin saat akan mengurus di perkantoran pemerintahan dari tingkat kelurahan, kecamatan hingga perangkat daerah kota Bitung.

Sementara itu, Juru Bicara Pemkot Bitung yang juga kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Bitung, Albert Sergius yang hadir pada rapat evaluasi virtual zoom meeting membenarkan kabar tersebut saat dikonfirmasi.

“Memang betul untuk sementara ditarik dulu, karena mengigat stok vaksin yang belum normal. Sehingga untuk sementara waktu kebijakan tersebut ditarik dulu, sampai ketersediaan stok vaksin kembali normal,” ujar Albert Sergius. (*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved