Breaking News:

Lawan Covid19

Kata Satgas Soal Terlambatnya Pencatatan Kasus Covid-19 dan Selebgram yang Gagal Terbang

Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan terlambatnya pencatatan kasus Covid-19 karena tingginya tekanan terhadap layanan kesehatan.

Editor: Ventrico Nonutu
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww
Juru Bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito berpose usai memberikan keterangan di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (21/7/2020). Pemerintah resmi menunjuk Wiku Adisasmito menjadi juru bicara pemerintah menggantikan Achmad Yurianto. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Indonesia masih dilanda pandemi Covid-19.

Julmah kasus positif di Indonesia pun terus meningkat.

Tercatat kasus positif Covid-19 di Indonesia sudah lebih dari 3 juta kasus.

Baca juga: Stok Obat Terapi Covid-19 di Manado Terbatas, Pembeli Harus Gunakan Resep Dokter

Baca juga: Ajak Remaja Usia 12-17 Tahun Untuk Tak Ragu Divaksin, Dokter Reisa: Vaksin Efektif Mencegah Covid-19

Dalam penanganan Covid-19, pencatatan kasus pun menjadi salah satu yang diperhatikan.

Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan terlambatnya pencatatan kasus Covid-19 karena tingginya tekanan terhadap layanan kesehatan.

Tingginya tekanan terhadap layanan kesehatan tersebut disebabkan varian delta yang menyebabkan pasien Covid-19 melonjak.

"Karakteristik varian delta yang mudah menular memberikan tekanan yang cukup besar pada fasilitas penyedia layanan kesehatan dan laboratorium, serta berbagai unsur lainya sehingga menimbulkan potensi keterlambatan pencatatan," kata Wiku dalam Konferensi pers virtual yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Kamis, (22/7/2021).

Sebelumnya sejumlah pihak menyoroti turunnya jumlah testing Covid-19, di penghujung masa PPKM Darurat.

Turunya jumlah testing tersebut menyebabkan jumlah kasus yang ditemukan juga sedikit.

Wiku mengatakan pada prinsipnya untuk dapat melihat gambaran kondisi testing secara menyeluruh harus dilihat secara mingguan sesuai dengan rekomendasi WHO.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved