Breaking News:

Berita Manado

Pedagang Buah di Manado Sempat Takut Berjualan karena Pandemi Covid-19

Cindy yang belum ada sehari berjualan di ring road mengaku sempat berhenti berjualan sejak awal pandemi Covid-19.

Penulis: Isvara Savitri | Editor: Rizali Posumah
Tribunmanado.co.id/Isvara Savitri
Buah durian dan rambutan yang dijual di ring road, Manado, Sulawesi Utara, Kamis (22/7/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Sudah satu tahun pandemi virus corona (Covid-19) berlangsung di Indonesia, khususnya Manado, Sulawesi Utara.

Hal ini tentu berpengaruh terutama bagi para pedagang.

Salah satu yang mengalaminya adalah Cindy Angela, pedagang buah di ring road, Manado, Sulawesi Utara.

Cindy yang belum ada sehari berjualan di ring road ini mengaku sempat berhenti berjualan sejak awal pandemi Covid-19.

"Saya sebenarnya berjualan di Airmadidi, depan Universitas Klabat. Namun saat pandemi Covid-19 berhenti karena ya takut," ujar Cindy saat ditemui tribunmanado.co.id, Kamis (22/7/2021).

Buah durian dan rambutan yang dijual di ring road, Manado, Sulawesi Utara, Kamis (22/7/2021).
Buah durian dan rambutan yang dijual di ring road, Manado, Sulawesi Utara, Kamis (22/7/2021). (Tribunmanado.co.id/Isvara Savitri)

Padahal Cindy memiliki tiga jenis usaha berbeda, yaitu warung kelontong, rumah makan, dan toko buah.

Akhirnya, Cindy baru berani berjualan kembali sekitar Maret 2021.

"Kan nggak mungkin berjualan di satu tempat, jadi hari ini saya mulai mencoba berjualan di sini," timpal Cindy.

Secara spesifik, Cindy berjualan buah durian dan rambutan saja.

Satu buah durian ia jual dengan harga Rp 20 ribu-Rp 60 ribu, sedangkan buah rambutan yang berjenis rambutan aceh ia jual Rp 15 ribu per kilogram.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved