Berita Bolsel
Bolaang Mongondow Selatan Prioritaskan Wisata Selam dan Ekowisata Mangrove
Salah satu upaya Pemkab Bolsel dalam dunia Pariwisata adalah mengembangkan Wisata Selam dan Ekowisata Mangrove.
Penulis: Indra Wahyudi Lapa | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Berbagai program dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Bolsel sebagai upaya meningkatkan pengembangan pariwisata Daerah.
Salah satunya adalah mengembangkan Wisata Selam dan Ekowisata Mangrove.
Hal ini diutarakan Kadisparbud Bolsel Wahyudin Kadullah melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Destinasi, Dewi Yuliani Musa.
Ketika dihubungi tribunmanado.co.id, Senin (19/7/2021), Dewi mengatakan jika Disparbud sudah merilis 54 dive site point di Bolsel.
"Dive site point ini tersebar di semua pantai yang ada di Bolsel, mulai dari Iligon hingga Posilagon," kata dia.
Wanita yang akrab disapa Nina ini, menambahkan selain wisata selam.
Ada juga Ekowisata Mangrove Panango, Deaga, Trans Pato'a, dan Dudepo yang menjadi andalan wisata di Bolsel.
"Kami sudah punya Detail Engineering Design (DED) untuk Mangrove Deaga. Selain itu kami selalu memberi support bagi Wisata Mangrove yang dikelola oleh Bumdes, seperti Trans Pato'a dan Dudepo," aku dia.
Bukan hanya pengembangan fisik saja yang diperhatikan.
Namun Disparbud Bolsel, juga gencar melakukan pelatihan untuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).
"Pelantihannya seperti tata kelola destinasi, tata kelola homestay, pemandu wisata dan juga Bimtek CHSE," jelas dia.
Berhubung karena saat ini, sedang dalam Pandemi Covid-19.
Pihak Disparbud Bolsel ke penerapan Prokes CHSE, terutama di tempat-tempat wisata.
"Karena kami juga tak ingin tempat wisata menjadi cluster baru penyebaran Covid-19. Jadi penerapan CHSE sangat penting," aku dia.
Nina juga optimis jika dikelola dengan baik, maka potensi pariwisata di Bolsel baik Selam dan Ekowisata Mangrove akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat. (Dra)