Breaking News:

Idul Adha

Begini Peraturan Salat Idul Adha 1442 Hijriah yang Ditetapkan Pemerintah di Manado

Sebentar lagi umat Islam di seluruh dunia akan merayakan Idul Adha 1442 Hijriah yang jatuh pada Selasa (20/7/2021) termasuk masyarakat Manado

Penulis: Isvara Savitri | Editor: Chintya Rantung
Tribun manado / Andreas Ruaw
Salat Idul Adha di Masjid Agung Al Falah Kyai Modjo 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Sebentar lagi umat Islam di seluruh dunia akan merayakan Idul Adha 1442 Hijriah yang jatuh pada Selasa (20/7/2021) termasuk masyarakat Manado, Sulawesi Utara.

Biasanya, Idul Adha dirayakan dengan mengadakan takbiran, salat Idul Adha hingga pemotongan hewan kurban kambing dan sapi.

Di sisi lain, saat ini masyarakat Kota Manado sedang menjalani Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Bagaimana kemudian pedoman pelaksanaan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Manado terkait perayaan Idul Adha 1442 Hijriah?

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kantor Wilayah (Kanwil) Sulut, Anwar Abubakar, peraturan yang digunakan saat Idul Adha berpedoman pada Surat Edaran (SE) Gubernur Nomor 440/21.4377/Sekr-Dinkes tentang Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19 di Provinsi Sulawesi Utara.

"Dari SE tersebut, penerapannya tentu akan berbeda-beda tergantung dari kondisi kabupaten atau kotanya," ungkap Anwar saat dihubungi, Minggu (18/7/2021).

Terkait hal tersebut Kepala Kemenag Kanwil Manado, Irwan Musa mengatakan masyarakat Kota Manado tetap boleh merayakan Idul Adha dalam keadaan terbatas.

Saat malam takbir, masyarakat diperkenankan melakukan takbiran namun hanya di dalam masjid.

"Takbiran maksimal sampai pukul 22.00 Wita dan tidak boleh ada takbiran atau pawai keliling," ujar Irwan.

Sedangkan untuk salat Idul Adha hanya boleh dilaksanakan di dalam masjid atau musala, dan tidak diperkenankan dilaksanakan di ruang terbuka.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved