Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Viral

Remaja Terlindas Gara-gara Konten Adang Truk, SDCI: Kasihan Sopirnya Pasti Tersangkut Masalah Hukum

Kasus remaja menghadang truk demi membuat konten video viral kembali terjadi.

Editor: Glendi Manengal
Kompas.com/MITA AMALIA HAPSARI
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus remaja menghadang truk demi membuat konten video viral kembali terjadi.

Diketahui seorang remaja membuat konten berbahaya berujung maut.

Remaja yang menghadang truk tewas terlindas.

Baca juga: Jenguk TNI yang Ditembak KKB Papua, Jenderal Andika Perkasa Mau Biayai Orangtua Prajurit ke Jakarta

Baca juga: TEREKAM CCTV, Satpol PP Pukul Ibu Hamil 9 Bulan hingga Pingsan, Dilarikan ke Rumah Sakit

Baca juga: Begini Tanggapan Azka Corbuzier Tahu Sang Ibu Hamil Bakal Adiknya

Foto : Ilustrasi kecelakaan terlindas truk. (Istimewa)

Beredar lagi di media sosial video yang memperlihatkan sekumpulan remaja mengadang truk yang sedang melaju di jalan raya. Rekaman tersebut viral setelah diunggah oleh akun instagram @agoez_bandz4, Rabu (14/7/2021).

Tren berbahaya ini memang kerap dilakukan oleh sekumpulan remaja atau bahkan anak kecil di bawah umur demi mendapatkan rekaman video yang nantinya viral.

Mereka akan dinilai berhasil jika truk yang mereka adang berhenti sebelum menabrak mereka.

Namun, tidak jarang yang berujung fatal, seperti yang terjadi dalam video tersebut.

Jadi, ketika remaja itu hendak menghentikan laju truk tronton setelah tikungan, malah terlindas.

Menanggapi hal ini, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengingatkan, jalan raya merupakan tempat mesin atau kendaraan yang bergerak dinamis dengan kecepatan, karakter, dan kemampuan yang berbeda-beda.

“Artinya, berada di jalan raya saja harus siap menerima risiko kecelakaan, apalagi bermain-main dengan truk.

Kalau mampu selamat itu hanya sesaat, karena besok-besok bahaya tetap mengintai,” ucap Sony saat dihubungi Kompas.com, Rabu (14/7/2021).

Sony melanjutkan bahwa mengemudi kendaraan itu tidak semudah teori.

Dari semua proses mengemudi, yang paling sulit adalah melakukan pengereman, apalagi untuk mobil truk yang jarak berhentinya tidak bisa seketika, butuh jarak yang panjang.

“Enggak bisa juga melakukan pengereman dengan cara menghindar, karena keseimbangan truk tersebut langsung hilang dan itu pasti susah dikuasai hingga banyak berujung kecelakaan,” kata dia.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved