Breaking News:

Kasus Pemerasan di Manado

Kasus Pemerasan dengan Motif Sebar Foto Mahasiswi Manado Berujung Damai, Laporan Sudah Dicabut

Kompol Taufiq mengungkapkan bahwa laporan yang sebelumnya di terima oleh SPKT Polres Manado sudah dicabut.

Penulis: Andreas Ruauw | Editor: Rizali Posumah
Polresta Manado
Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Taufiq Arifin. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Kasus pengancaman yang melibatkan seorang mahasiswi di Kota Manado saat ini sudah dinyatakan selesai dan berujung damai.

Hal itu diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Taufiq Arifin saat dikonfirmasi tribunmanado.co.id, Kamis (15/7/2021).

"Ya betul, ada laporan pengancaman dari seorang mahasiswi, namun sudah damai," pugkasnya.

Kompol Taufiq mengungkapkan bahwa laporan yang sebelumnya di terima oleh SPKT Polres Manado sudah dicabut.

"Laporannya sudah dicabut oleh pelapor," lanjutnya.

Sebelumnya, diketahui FU (19) mahasiswi di Manado melaporkan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Manado tindak pelecehan dan pengancaman dari lelaki RP, Selasa (13/7/2021). 

Menurut keterangan polisi, pelaku menghubungi korban sambil memaksa untuk video call lewat sambil merekam tayangan tersebut.

RP kemudian mengancam akan menyebarkan foto-foto tanpa busana milik korban jika tidak mau memberikan uang.

Akibat peristiwa tersebut korban merasa keberatan dan melaporkan peristiwa itu ke pihak berwajib.

Tentang Manado

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved