Breaking News:

Kabar Tokoh

Masih Ingat 'Sampai Jumpa di Pengadilan Akhirat' Rizieq Shihab? Hakim yang Memvonis Meninggal Dunia

Rizieq menyampaikan itu usai menolak tawaran meminta grasi kepada Jokowi. Kata-kata itu ia sampaikan pada pihak yang dituding merekayasa kasusnya

Editor: Finneke Wolajan
Pengadilan Negeri Jakarta Timur
Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur Suryaman. Ia adalah hakim anggota yang ikut memvonis mantan pendiri Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Masih ingat 'sampai jumpa di pengadilan akhirat' Habib Rizieq Shihab ? hakim suryaman yang beri vonis meninggal.

Pentrolan Front Pembela Islam ( FPI ) Habib Rizieq Shihab pernah melontarkan pernyataan yang kini menjadi pembicaraan publik.

Habib Rizieq menyampaikan itu usai menolak tawaran meminta grasi kepada Presiden Joko Widodo. Kata-kata itu ia sampaikan kepada pihak-pihak yang dia anggap 'merekayasa kasusnya'.

Baru-baru ini, hakim yang menjatuhkan vonis 4 tahun penjara kepada Habib Rizieq Shihab, meninggal dunia. Hakim yang benama Suryaman SH tersebut, meninggal dunia, 17 hari setelah putusan pengadilan tersebut. 

Habib Rizieq Shihab dijatuhi hukuman empat tahun penjara pada kasus kebohongan hasil swab test di Rumah Sakit UMMI, Bogor, Jawa Barat.

Menanggapi hal ini, ulama Nahdlatul Ulama (NU)  Nadirsyah Hosen atau yang lebih sering dipanggil Gus Nadirs meminta publik agar tidak lagi 'menggoreng' kematian hakim itu.


Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur Suryaman. Ia adalah hakim anggota yang ikut memvonis mantan pendiri Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab (Tribunnews)

Dia menyebut bahwa hakim itu meninggal dalam kondisi syahid dan akan langsung masuk surga tanpa pengadilan akhirat.
Di tengah rasa duka, ada pihak yang menghubungkan dengan kelimat yang pernah disampaikan Habib Rizieq Shihab saat hakim memberikan vonis terhadapnya.

Saat itu, Habib Rizieq menolak tawaran meminta grasi kepada presiden.

Habib Rizieq pun menyampaikan, 'sampai jumpa di pengadilan akhirat' kepada pihak-pihak yang dia anggap 'merekayasa kasusnya'.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved