Breaking News:

Berita Bolmong

Dinsos Bolmong Kebut Validasi DTKS, Bambela Minta Masyarakat Proaktif

Dinsos Bolmong mengebut proses verifikasi dan validasi data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) di 200 Desa dan 2 Kelurahan yang ada di Bolmong.

Penulis: Nielton Durado | Editor: Chintya Rantung
Istimewa/Agung Dondo.
Kepala Dinsos Bolmong, Abdul Haris Bambela. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mengebut proses verifikasi dan validasi data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) di 200 Desa dan 2 Kelurahan yang ada di Bolmong.

Kepala Dinsos Bolmong, Abdul Haris Bambela mengatakan, data terpadu itu menjadi rujukan data penerima bantuan sosial (Bansos) atau bansos reguler.

Bansos reguler seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), untuk warga terdampak pandemi Covid-19.

"Kami sudah mulai melakukan pemutakhiran data sejak akhir tahun lalu, hanya saja ada beberapa desa yang tidak kooperatif jadi kita langsung turun lapangan karena batasnya hanya sampai akhir bulan Juli ini," kata Bambela saat berbincang dengan Tribun Manado, Rabu (14/7/2021) di kantornya.

Dikatakannya, DTKS selalu berubah lantaran ada beberapa faktor.

Mulai dari tidak cocoknya data penerima dari pusat dengan daerah sampai permasalahan KTP yang belum Online.

Menurutnya, jika permasalahan ini tidak diperbaiki maka calon penerima akan terhapus dari daftar penerima bantuan.

"Ada banyak permasalahan, seperti ada yang sudah kawin dan sudah memiliki kartu keluarga sendiri tapi namanya masih terbaca pada kartu keluarga lama.

"Otomatis namanya langsung terblokir oleh sistem," ucap Kanda sapa akrabnya.

Karena itu, data penerima bansos harus diverifikasi dan validasi untuk memastikan keakuratan dan kevalidan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved