Penemuan Mayat
UPDATE, Warga Dulangon Lolak Tewas Tabrak Lari, Polisi: Korban Ditabrak dari Belakang
Polisi meminta bantuan warga memberi informasi berguna untuk menyelidiki kasus tabrak lari di Desa Dulangon Lolak.
Penulis: Nielton Durado | Editor: maximus conterius
TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Polisi kini meminta bantuan warga memberi informasi berguna untuk menyelidiki kasus tabrak lari yang menewaskan seorang warga di Jalan Trans Sulawesi, Lolak, Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.
Tabrak lari tersebut terjadi pada Senin (12/7/2021) di depan kompleks Markas Batalyon Armed 19/105 Tarik Bogani.
Belakangan korban diketahui bernama Maren Kapiso, usia 64 tahun, warga Dulangon, Kecamatan Lolak.
Warga menemukan dia tergeletak tak sadarkan diri di aspal. Ia juga sudah meninggal.
Dari olah tempat kejadian perkara, untuk sementara polisi menyebut Maren korban tabrak lari.
Di sekitar lokasi ditemukan kaca spion kendaraan jenis mobil.
“Ada kemungkinan korban ditabrak dari belakang," ujar Kapolsek Lolak AKP Muh Maulana Miraj.
Perwira polisi tiga balok itu mengatakan, korban sedang berjalan kaki ke arah kota Lolak, ke rumahnya.
"Jadi korban jalan kaki, dan mobil ini melaju dari arah yang sama," ungkapnya.
Ia menegaskan polisi masih terus melakukan pengembangan untuk mendalami siapa pengendara yang menabrak korban.
"Masih terus kami selidiki terkait siapa pelakunya," bebernya.
Mantan Kasat Reskrim Talaud ini juga meminta masyarakat yang melihat kejadian tersebut bisa melaporkan ke pihaknya.
"Kalau ada yang tahu kronologinya, mohon kami diberitahukan," aku dia.
Terkait jenis kendaraan, dilihat dari jenis kaca spion yang ditemukan, potensi kendaraan dengan muatan besar.
"Kemungkinan mobil truk, karena kaca spionnya lebih besar," kata dia.
Ia menegaskan jika mobil tersebut melaju dari arah Bolmut ke Kota Manado.
"Sesuai hasil TKP, mobilnya mengarah ke Manado," tegasnya.
Korban ditemukan tergeletak di jalan oleh warga yang langsung melaporkannya ke petuga jaga di Markas Yon Armed.
Korban mengenakan baju merah dan celana jin biru.
Personel Yon Armed kemudian melaporkan peristiwa itu ke polisi yang tak jauh dari lokasi.
"Kami menerima laporan dari warga, dan langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Lolak," ucap seorang personel TNI. (*)
Baca juga: UPDATE, Istri Mantan Wali Kota Tomohon Meninggal, Saya Lihat Mama Menangis, Ashley Sempat Video Call
Baca juga: Kisah Kepala Kamar Mesin KM Dorolonda, Dedikasikan Hidup hingga Meninggal karena Covid-19
Baca juga: Tempat Tidur Non ICU di RS Lapangan Darurat Covid-19 Bapelkes Manado Hampir Penuh, Stok Oksigen Aman